25 Mei 2021

Supriansa Ingatkan Azis Syamsuddin Kooperatif Jalani Pemeriksaan Hukum KPK

Berita Golkar - Partai Golkar meminta kadernya yang sekaligus Wakil Ketua Umum (Waketum) Azis Syamsuddin untuk kooperatif jika dipanggil pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adapun Azis diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam perkara suap antara penyidik KPK dengan Wali Kota Tanjungbalai.

“Saya juga bertemu dengan beliau saya sampaikan kalau nanti pada akhirnya nanti ada panggilan ke KPK maka ya harus diikuti dan apa yang menjadi undangan yang ada di KPK. Kalau dalam rangka penyidikan dalam rangka klarifikasi ya harus ikuti. Jadi harus taat kepada mekanisme hukum yang berjalan," tutur Ketua Bakumham DPP Partai Golkar Supriansa di Senayan, Jakarta, Selasa (25/5/2021).

Tak hanya perihal pemeriksaan di lembaga antirasuah, Supriansa menekankan pihaknya juga meminta Azis untuk kooperatif terkait tugas-tugasnya sebagai pimpinan DPR.

Baca Juga: Subsidi Tepat Sasaran, Bambang Patijaya Apresiasi Penggunaan Kartu Gas di Babel

Pasalnya setelah nama Azis mencuat karena diduga terlibat kasus suap, Azis sudah lama tidak terlihat di Parlemen. Apalagi Azis merupakan salah satu pimpinan DPR yaitu Wakil Ketua DPR.

"Saya kira beliau juga bisa kooperatif dalam menjalankan tugas-tugas beliau di kedewanan. Karena status hukum beliau kan belum, beliau kemarin kan dipanggil sebagai saksi kan, jadi saya rasa Pak Azis bisa hadir," kata Supriansa.

Seperti diketahui, KPK memanggil Azis untuk dimintai keterangan terkait kasus suap yang melibatkan penyidik KPK dari kepolisian AKP Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjung Balai, M Syahrial. Sebab M Syahrial bertemu dengan AKP Robin di rumah Azis Syamsuddin.

Baca Juga: Uji Nyali Partai Golkar Jelang Kontestasi 2024

AKP Robin diduga menerima Rp1,3 miliar dari Rp1,5 miliar yang dijanjikan. Saat beraksi AKP Robin dibantu seorang pengacara bernama Maskur Husain. Saat ini AKP Robin, Maskur, dan Syahrial sudah ditetapkan sebagai tersangka. {indozone}

fokus berita : #Supriansa #Azis Syamsuddin