26 Mei 2021

Pangdam Jaya Jadi Pangkostrad, Christina Aryani: Tak Ada Masalah, Mutasi TNI Hal Yang Sangat Biasa

Berita Golkar - Seiring dengan diangkatnya Kasum TNI Letjen Ganip Warsito menjadi Kepala BNPB menggantikan Letjen Doni Monardo, sejumlah jabatan di TNI Angkatan Darat (AD) berotasi.

Salah satunya, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman menjadi Pangkostrad. Artinya pangkat Dudung naik satu tingkat menjadi Letjen. Dudung menggantikan Letjen TNI Eko Margiyono, yang sementara akan mengisi jabatan Kasum TNI, yang ditinggalkan Ganip Warsito.

Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani, menilai rotasi itu sudah tepat. Bagi Christina, mutasi perwira tinggi TNI adalah hal yang biasa. "Saya tidak melihat ada masalah sama sekali. Mutasi di tubuh TNI adalah hal yang sangat biasa," kata Christina saat dimintai tanggapan, Rabu (26/5).

Baca Juga: Ini Cara Fraksi Golkar DPRD Sulut Wujudkan Hidup Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri dan Sejahtera

Terkait figur Dudung, legislator dapil Jakarta ini memandang tidak ada masalah. Sebab, menurutnya, semua berhak mendapatkan jabatan strategis di TNI. "Tidak ada masalah, semua perwira tinggi berhak mendapat kenaikan baik pangkat maupun jabatan dalam kariernya," tegas politikus Golkar ini.

Sosok Dudung sempat mendapat sorotan saat menjabat Pangdam Jaya atas sikapnya yang tegas terhadap FPI. Kini posisi Pangdam Jaya diisi Mayjen TNI Mulyo Aji. {kumparan}

fokus berita : #Christina Aryani