29 Mei 2021

Bantah Rumor Anggaran Alutsista Rp.1.760 Triliun, Dave Laksono: APBN Kita Saja Rp.2.700 Triliun Setahun

Berita Golkar - Komisi I DPR RI enggan mengomentari pernyataan pengamat pertahanan Connie Rahakundisi soal dana sebesar Rp 1.760 triliun yang harus dihabiskan di tahun 2024 untuk alutsista pertahanan.

"Itu musti tanya ke Bu Connie," ujar anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/5).

Seakan meluruskan, Dave memastikan bahwa belum ada pembahasan apapun di Komisi I yang membidangi pertahanan terkait anggaran yang disebutkan Connie.

Baca Juga: Aksan Jaya Putra Dukung Munas KADIN Indonesia Dihelat di Kota Kendari

Politisi Partai Golkar itu justru bertanya-tanya dari mana asal usul angka yang disebutkan Connie. Pasalnya, angka tersebut lebih dari total APBN tahun 2021. "Setahun saja, APBN kita hanya Rp 2.700-an triliun," tandasnya.

Dalam video berjudul “Buka-bukaan Connie”, yang diunggah akun YouTube Akbar Faizal Uncensored, Kamis (27/5), Connie menjabarkan mengapa anggaran itu disebut sebagai masalah besar.

Mulanya, Connie mengaku bertemu dengan anggota Komisi I DPR. Anggota tersebut menjelaskan soal adanya bahaya dalam anggaran pertahanan. Sebab ada dana sebesar Rp 1.760 triliun yang harus dihabiskan pada tahun 2024 untuk pengadaan alutsista. “Itu kalau tidak salah ya, itu APBN kita tahun 2013-an,” tuturnya.

Baca Juga: Inggried Sondakh Kritisi Rancangan Perda Irigasi Yang Disodorkan Gubernur Sulut Dondokambey

Seketika itu, Connie bertanya-tanya apa alutsista yang akan dibeli dengan dana sebesar itu. Termasuk road map apa yang dimiliki Kementerian Pertahanan saat ini.

Connie lantas mengajak Akbar Faizal yang menjadi pembawa acara untuk mundur ke belakang mencermati pernyataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai peristiwa Nanggala-402.

Ketika itu, Menhan tidak langsung menyampaikan duka cita atau tentang kesedihan pada Nanggala. Tapi memberi penjelasan bahwa dirinya baru saja menghadap Presiden Joko Widodo dan tengah menyiapkan masterplan. “Kemudian saya kritik dong. Itu bukan masterplan. Itu shoping list,” urainya.

Baca Juga: Lomba Tiktok Airlangga Challenge, Golkar Jatim Siapkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Disebut shoping list lantaran anggaran-anggaran dalam Renstra itu telah memuat secara detail angka belanja. “Yang intinya harus habis sebesar itu, Rp 1.760 T di tahun 2024. Ini kita mau buat beli apa dalam 3 tahun? Kenapa harus habis tahun 2024?” tanyanya.

Dia khawatir daftar belanja ini tidak sesuai dengan kebutuhan pertahanan negara. Yang lebih khawatir lagi, komandan skuadron tidak tahu apa yang akan dibeli. “Seharusnya itu bottom up, ancamannya apa, kebutuhannya apa,” demikian Connie. {politik.rmol}

fokus berita : #Dave Laksono