10 Juni 2021

Dituding Gelapkan Dana Rp.53 Miliar, Rusli Habibie: Kalau Benar, Saya Yang Datangi Penjara

Berita Golkar - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mendatangi Polda Gorontalo pada Rabu (9/6/2021). Kedatangan orang nomor satu di Gorontalo ini adalah untuk mengadukan Adhan Dambea yang dianggap telah mencemarkan nama baiknya melalui pemberitaan di salah satu media online.

Dalam pemberitaan itu, Gubernur Rusli disebut telah menggelapkan dana senilai lebih dari Rp53 miliar. “Malah wartawan yang nulis itu tidak konfirmasi ke saya,” kata Rusli usai melapor di Polda Gorontalo.

Bahkan kata Rusli, ia dituding menggunakan dana tersebut untuk kepentingan Pemilu Legislatif 2019 kemarin. “Katanya untuk serangan fajar. Ya Allah Rp53 miliar itu banyak, dan saya bukan calon, yang calon istri saya,” beber Rusli.

Baca Juga: Nusron Wahid Dorong Peningkatan Sistem dan Kapasitas SDM Kementerian Investasi

Ia pun menantang agar apa yang ditudingkan kepadanya itu dibuktikan kebenarannya. “Kalau benar, saya tidak usah disuruh masuk penjara, saya sendiri yang datang ke penjara,” tegasnya.

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo ini mengaku bingung dengan Adhan Dambea. Menurutnya, apa yang dipertanyakan Adhan tersebut sudah dijawab oleh Pemprov Gorontalo.

“Mungkin ya, saya duga saudara Adhan ini sudah pikun. Dia enggak ingat lagi apa yang dia bicara. Kenapa pikun ini suratnya saya lihat ada dibalas oleh pemprov. DPRD juga menyurat ke Adhan Dambea,” ujar Rusli.

Baca Juga: Kunjungi Pabrik Sale di Pamarican, Agun Gunandjar Minta Perbankan Pro Aktif Beri Permodalan UMKM

Rusli berharap, aduannya ini dapat segera ditindaklanjuti oleh penyidik Polda Gorontalo. Pasalnya, ini sudah kesekian kali dirinya mengadu ke Polda Gorontalo, tapi hingga saat ini tak pernah ada perkembangan.

“Jadi saya serahkan ke hukum. Saya mintakan ke pak dir, ke penyidik, dan kapolda. Kalau tidak saya, melapor ke Bareskrim,” tandasnya. {kronologi}

fokus berita : #Rusli Habibie