12 Juni 2021

KADIN Disebut Identik Dengan ARB dan Golkar, Ini Penjelasan Keren Anindya Bakrie

Berita Golkar - Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Bakrie, menanggapi soal pandangan bahwa Kadin identik dengan Partai Golkar dan Aburizal Bakrie. Anindya, yang merupakan putra dari Aburizal, mengaku tidak kaget dengan anggapan-anggapan tersebut.

“Kalau saya sih enggak kaget dengan isu-isu seperti itu. Karena Kadin ini mulai sejak zaman Pak Ical (Aburizal), yaitu 1990-an,” ujar Anindya kepada Tempo, Jumat, 11 Juni 2021.

Anindya mengatakan pandangan itu tidak tepat. Kadin, kata dia, adalah organisasi yang menaungi perusahaan swasta, koperasi, dan BUMN.

Baca Juga: Makin Memberatkan Masyarakat, Bamsoet Desak Pemerintah Kaji Ulang Pajak Sembako

Berbeda dengan grup korporasi, Kadin memiliki kepentingan yang lebih luas bagi perkembangan dunia usaha di seluruh Indonesia, baik untuk perusahaan kecil maupun besar, swasta maupun pelat merah. Namun saat dibentuk, Anindya tak menampik peran korporasi swasta memang terlihat lebih besar.

“Jadi bukan karena beliau (Aburizal), tapi karena sejak saat itu swasta-lah yang lebih banyak peran di Kadin,” ujar Anindya.

Anindya pun mengelak bahwa satu grup perusahaan bisa mengendalikan Kadin. Sebab menurut dia, saat ini pemangku kepentingan organisasi justru banyak dipegang Kadin-kadin provinsi.

Baca Juga: Hamka Baco Kady Wanti-Wanti Pemerintah Jangan Terlena Pelebaran Defisit Lewat 3 Persen di 2023

Karena itulah, siapa pun Ketua Umum Kadin nantinya mesti memiliki tujuan untuk memajukan daerah. “Paling penting bagaimana kita bisa membawa manfaat bagi anggota. Namun kalau ada pandangan lain, itu tidak mengagetkan karena itu adalah sudut pandang,” ujar Anindya.

Pada Munas Kadin mendatang, Anindya bersaing dengan Arsjad Rasjid, Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk. Sebelumnya, Arsjad mengatakan hingga saat ini persiapannya sebagai calon ketua umum Kadin Indonesia, sudah sangat matang dan optimal.

Ia telah bersilaturahmi dengan Kadin daerah di berbagai kota, juga dengan asosiasi, semakin menambah semangatnya untuk mewujudkan Kadin sebagai organisasi yang inklusif dan kolaboratif.

"Insya Allah, kami telah mendapatkan banyak dukungan dari berbagai Kadin daerah dan asosiasi-asosiasi," ucap Arsjad seperti dikutip Bisnis.com menjelang persaingan dengan Anindya Bakrie untuk pemilihan Ketua Umum Kadin. {bisnis.tempo}

fokus berita : #Anindya Bakrie