15 Juni 2021

Endang Maria Astuti Minta Baznas Tidak Eksklusif dan Gencar Sosialisasi Soal Zakat

Berita Golkar - Komisi VIII DPR menilai kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masih terasa eksklusif dan belum membumi bagi masyarakat. Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi Golkar, Endang Maria Astuti, mengatakan selama ini masih ada masyarakat yang tidak mengetahui ada lembaga bernama BAZNAS yang bertugas sebagai koordinator zakat nasional.

"Mungkin BAZNAS ada di daerah. Tapi mungkin terlalu eksklusif. Jadi masyarakat ngertinya ini eksklusif yang ada di daerah-daerah. Apa sih BAZNAS tugasnya? Ada enggak yang bermanfaat untuk kita? Ini nampaknya juga sama. Sehingga terkesan eksklusif," ujar Endang dalam RDP BAZNAS dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (14/6).

Senada, Anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PAN, Muhamad Rizal, mengatakan sejatinya banyak umat yang tergerak untuk menyalurkan zakat, tapi mereka tidak tahu harus membayarkan ke mana.

Baca Juga: Golkar: Digagas Sukarno, Dikembangkan Nasution, Diwarisi Soeharto

Padahal menurut Rizal, BAZNAS saat ini memegang peran penting untuk menghimpun dana dari umat. Sayangnya menurut Rizal, sosialisasi BAZNAS masih kurang memasyarakat.

"Nah ini berdasarkan pengalaman yang ada, ada orang yang mau patuh membayar zakat tapi enggak bisa menyalurkan ke mana. Setelah saya lihat BAZNAS sosialisasinya belum begitu memasyarakat," katanya.

Rizal mengusulkan agar BAZNAS bisa disosialisasikan mulai dari pusat hingga ke daerah, bahkan sampai tingkat kecamatan. Sebab, menurut Rizal, kurangnya pamor BAZNAS membuat masyarakat selama ini berinisiatif menyalurkan zakat mereka kepada anak yatim piatu.

"Ini terjadi di mana-mana. Perlunya supaya ada sosialisasi yang masif. Bukan hanya provinsi atau kabupaten tapi hingga kecamatan harus dilakukan," ujarnya.

Baca Juga: Yovita Lasti Handini: Pembebanan PPN Sangat Memberatkan Penyelenggara Pendidikan

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Noor Achmad mengakui bahwa BAZNAS belum tenar di kalangan masyarakat. Namun Noor memastikan bahwa pihaknya kini tengah melakukan sosialisasi yang masif ke masyarakat. Tujuannya untuk mendekatkan BAZNAS kepada umat sehingga penghimpunan dana bisa tumbuh positif ke depannya.

"Memang kadang kala di daerah enggak begitu kenal dengan BAZNAS. Seakan-akan masih eksklusif. Tapi kami sedang melakukan sosialisasi yang masif dari pusat ke daerah sehingga kita benar-benar dikenal sebagai pengelola zakat nasional. Nanti akan kelihatan sekali penguatan kelembagaan yang kami lakukan,” ujarnya. {kumparan}

fokus berita : #Endang Maria Astuti