16 Juni 2021

Beberapa Anggota Komisi I DPR, Tenaga Ahli Hingga Staf Terpapar COVID-19, Meutya Hafid: Kondisi Stabil

Berita Golkar - Komisi I DPR melakukan lockdown sementara karena beberapa anggota, tenaga ahli, staf hingga OB dinyatakan positif corona. Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menjelaskan komisinya hanya melakukan sterilisasi ruangan, bukan lockdown.

Karena itu, Meutya menyebut agenda Komisi I DPR pada pekan ini terpaksa ditunda dan diharapkan kegiatan dapat dimulai kembali pada pekan depan.

"Bukan lockdown. Hanya memberi waktu untuk sterilisasi dan untuk circuit breaker. Agenda satu minggu ini ditunda. Insyaallah minggu depan sudah dapat mulai kembali," kata Meutya, Selasa (15/6).

Baca Juga: Ketua Garnas Ormas MKGR, Adrianus Agal Bagikan Ribuan Sarung di Manggarai NTT

Meutya menyebut sejauh ini terdapat 5 staf dan 1 anggota yang dinyatakan positif corona. Saat ini, kata dia, mereka dalam keadaan stabil dan tengah menjalani isolasi mandiri. "Yang melapor ada 5 staf, satu anggota, semua dalam keadaan stabil dan menjalani isolasi mandiri," ujar Ketua DPP Golkar ini.

Untuk anggota Komisi I yang lain, Meutya mengatakan, mereka disarankan untuk melakukan test PCR masing-masing. "Yang lain kami sarankan melakukan test PCR atau antigen masing-masing. Doakan rapat-rapat di ruang Komisi I dapat berjalan kembali segera ya," tutup dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhari mengungkapkan komisinya memberlakukan lockdown karena terdapat beberapa anggota, tenaga ahli, staf hingga OB positif corona. Karena itu, selama 3 hari ruangan dikosongkan untuk melakukan sterilisasi.

Baca Juga: Sarmuji: Wacana PPN Sembako Hantam Permintaan dan Perlemah Daya Beli Masyarakat

"Bersyukur pada Allah tentunya saya hari ini bisa ketemu walaupun secara virtual karena di Komisi I sedang lockdown. Ada beberapa anggota, tenaga ahli, dan staf, juga OB yang juga positif COVID-19. Sehingga Senin, Selasa, Rabu dikosongkan untuk dilakukan sterilisasi dan lain sebagainya termasuk PCR kepada keseluruhan anggota dan staf komisi I," kata Abdul Kharis. {kumparan}

fokus berita : #Meutya Hafid