16 Juni 2021

Terkenal Sebagai Patung Golkar, Monumen Kuning di Pertigaan Pao Bulukumba Ini Sebenarnya Apa?

Berita Golkar - Patung menjadi salah satu bangunan monumental di setiap daerah. Pembangunan patung biasanya memiliki nilai sejarah dibalik pembangunannya. Seperti di Amerika Serikat dengan Patung Liberty-nya, pun Brazil dengan Patung Kristus Penebus-nya.

Di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), juga ada beberapa monumen patung. Salah satunya patung di Pertigaan Pao Bulukumba, di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Tanah Kongkong, Kecamatan Ujung Bulu.

Sebuah patung yang memegang bendera kuning di wilayah itu, menyambut para pengendara baik dari arah Jalan Ir Soekarno, Masjid Raya, dan juga dari arah Jalan H Abd. Karim.

Baca Juga: Tanpa Payung Hukum, Dyah Roro Esti Sebut DEN Kurang Kuat Lakukan Fungsi Koordinasi

 

Warga Bulukumba kerap menyebut patung itu sebagai 'Patung Golkar', karena selain berwarna kuning, juga ada logo beringinnya. Namun ternyata patung itu bukanlah milik Partai Golkar. Itu disampaikan oleh politisi DPD II Partai Golkar Bulukumba, Arkam Bohari.

"Iya memang banyak yang sebut itu Patung Golkar, tapi sebenarnya itu bukan patung Golkar. Mungkin karena warnanya juga kuning, jadi sepintas memang mirip," jelas Arkam, Selasa (15/6/2021).

Bahkan Legislator Muda Golkar Bulukumba Juandy Tandean, tambah Arkam, juga pernah menanyakan hal tersebut. "Iya Pak Juandy juga pernah tanyakan. Seandainya milik Golkar, pasti kami rawatlah, pasti kami percantik," jelas Arkam tersenyum.

Baca Juga: Nusron Wahid Minta Simpanan Nasabah Bank Plat Merah Tak Masuk Kategori Uang Negara

Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Bulukumba tersebut membeberkan, jika patung tersebut milik koperasi. Bulukumba, kata dia, pernah menjadi percontohan salah satu koperasi terbaik di Indonesia.

Itu dengan hadirnya Koperasi Unit Desa (KUD) Mattirobulu, di Desa Bontosunggu, Kecamatan Gantarang. "Kalau tidak salah, menteri hadir langsung di Bulukumba saat itu," jelasnya.

Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf, yang dikonfirmasi, membenarkan hal itu. "Iya, itu patung milik koperasi. Kita akan percantik lagi patung itu kedepannya," singkat Edy Manaf. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Arkam Bohari