25 Juni 2021

Kader Ancam Boikot Musda Golkar Sinjai, Taufan Pawe: Jangan Berpolitik Kalau Tak Mau Dinamika

Berita Golkar - Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Taufan Pawe merespon santai ancaman sejumlah kader memboikot Musyawarah Daerah X Partai Golkar Kabupaten Sinjai. Taufan Pawe mengatakan Musda Golkar Sinjai akan tetap digelar sesuai jadwal pada Sabtu (26/6/2021).

Ia menegaskan Musda Golkar Kabupaten Sinjai sudah sesuai sesuai prosedural. Orang nomor satu Golkar Sulsel itu telah mengutus Plt ketua untuk mengecek kesiapan terkini Musda Golkar Sinjai, apakah kondusif atau tidak.

Baginya, gelombang protes dari sejumlah kader tersebut adalah dinamika yang lumrah dalam sebuah organisasi politik.

Baca Juga: Bobby Rizaldi: Pergantian Panglima TNI Bisa Jadi Momen Isi Jabatan Wakil Panglima

"Saya tetap hadir besok Pelaksanaan musda. Silakan saja boikot karena ini sudah prosedural. Ini dinamika," kata Taufan kepada wartawan di Kantor DPD I Golkar Sulsel Jl Amanagappa Kota Makassar, Jumat (25/6/2021).

"Saya utus Plt Ketua ke sana, saya tunggu kabar apa kondusif atau tidak. Saya rasa ada orang di balik ini," sambung TP.

Wali Kota Parepare itu beralasan setiap keputusan dalam organisasi akan menimbulkan respon suka dan tidak suka. Baginya hal itu adalah sebuah dinamika. Taufan Pawe mengatakan dari dua bakal calon Ketua Golkar Sinjai, hanya satu yang memenuhi syarat yaitu Wakil Bupati Sinjai Kartini Ottong.

"Dari dua calon mendaftar hanya satu memenuhi syarat yaitu Wakil Bupati Kartini Ottong. Setelah diproses ini masalah, sepertinya persoalan puas dan tidak puas lumrah dalam organisasi," katanya.

Baca Juga: Sulhan Manggabarani Kantongi SK DPP Golkar Jadi Wakil Ketua DPRD Bolmong Gantikan Abdul Kadir Mangkat

Ia juga menyindir para kader yang ingin memboikot Musda Golkar Sinjai dengan alasan musda dinilai tidak sah. "Jangan berpolitik kalau tidak mau alami dinamika," ujarnya.

Sejumlah kader Partai Golkar Sinjai, memprotes rencana pelaksanaan Muswarah Daerah (Musda) yang akan diadakan Sabtu (26/6/2021).

Kelima kader tersebut adalah berasal dari PAC Partai Golkar Kecamatan Sinjai Timur, Kecamatan Bulupoddo, Kecamatan Sinjai Barat, Kecamatan Sinjai Borong dan Kecamatan Pulau Sembilan.

Aksi protes tersebut disampaikan langsung di sekretariat Partai Golkar Sinjai Jl A Abd Latief, Jumat (25/6/2021). Selama berada kantor Golkar Sinjai, mereka melakukan orasi dan membantangkan spanduk menolak digelar Musda Golkar.

Baca Juga: PKS Buka Peluang Koalisi Nasionalis-Religius Dengan Golkar, Usung Airlangga di Pilpres 2024

"Kami ke sini meminta acara Musda dihentikan, kami menolak pendaftaran calon karena sudah ada calon sebelumnya yang diterima pendaftarannya," kata Ketua PAC Golkar Pulau Sembilan, Andi Fitrawati Fajar.

Bahkan calon sebelumnya sudah mengikuti uji kelayakan di kantor DPD 1 Golkar Sulsel. Selain itu, mereka juga mempertanyakan alasan DPD I Golkar Sulsel yang menunda-nunda jadwal Musda Golkar Sinjai sejak April lalu.

Bahkan Ketua DPD I Taufan Pawe sebelumnya meminta Plt Ketua Golkar Sinjai Andi Iskandar Latief, untuk mengarahkan lima PAC Golkar di kecamatan mendukung Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong sebagai calon ketua.

Baca Juga: Mahkamah Partai Keluarkan Keputusan, Polemik Internal Golkar Indramayu Berakhir

Karena tidak sanggup melakukan hal tersebut, sehingga Iskandar memilih mengundurkan diri jadi Plt Ketua Golkar Sinjai. Saat Iskandar mundur, Taufan Pawe mengangkat Plt Ketua Partai Golkar Sinjai, Nasran Mone.

Dan Nasran Mone kembali membuka pendaftaran calon ketua Partai Golkar Sinjai. Sementara Plt Ketua Golkar Sinjai, Nasran Mone menegaskan bahwa dirinya tidak bisa melarang aksi para kader Golkar Sinjai tersebut.

"Kami tidak bisa melarang mereka yang menolak. Tapi jangan juga kami dihalangi untuk menggelar Musda," tegasnya. Sekedar diketahui, Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong menjadi calon tunggal ketua Golkar. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Taufan Pawe