26 Juni 2021

Canangkan Vaksinasi COVID-19 Serentak, Wagub Andika Hazrumy Targetkan 200 Ribu Warga Banten Partisipasi

Berita Golkar - Gerakan vaksinasi Covid-19 secara serentak di Provinsi Banten akan dicanangkan pada 29 Juni mendatang di kampus baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Sindangsari Kecamatan Pabuaran Kabupatem Serang dengan target 200 ribu sasaran. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten.

"Insya Allah akan kita canangkan gerakan vaksinasi serentak ini pada 29 Juni di kampus baru Untirta," kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai memimpin rapat virtual tentang kegiatan tersebut di kantornya, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis 17 Juni 2021.

Andika menyebut, data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, menunjukkan bahwa Provinsi Banten mengalami peningkatan kasus Covid-19 dalam 1 bulan terakhir.

Baca Juga: Jokowi Usulkan 33 Calon Dubes, Ada Nama Rudy Alfonso Untuk Portugal

Seluruh wilayah Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Banten kembali masuk zona oranye risiko penyebaran Covid-19 alias risiko sedang. Andika menekankan hal itu menjadi tugas pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dari bahaya virus Covid-19.

Karenanya Andika mengimbau seluruh pemangku kepentingan agar bersinergi untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Banten.

"Diperlukan pencegahan yang terintegrasi dan bersinergi dengan TNI, Polri, Perguruan Tinggi, Industri dan unsur masyarakat dalam pencegahan Covid-19 di Provinsi Banten khususnya dalam penerapan PPKM Mikro dan disiplin protokol kesehatan," paparnya.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Jadi Plt Ketua Golkar Papua Gantikan Mendiang Klemen Tinal

Untuk itu, Andika mengaku telah meminta masing-masing OPD agar optimal melaksanakan upaya pencegahan penanggulangan Covid-19 sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

Dinkes fokus pada penanganan pasien Covid-19, BPBD fokus pada pencegahan, dan Satpol PP fokus pada penegakan disiplin protokol kesehatan.

Berikutnya, Dinas Perindustrian dan Disnaker fokus pada penerapan protokol kesehatan di sektor industri, dan Biro Hukum fokus pada sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penanggulangan COVID-19 di Provinsi Banten.

Lebih jauh Andika juga meminta Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota agar menyelaraskan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Banten dalam penanganan Covid-19.

Baca Juga: Nusron Wahid: Pihak Yang Menolak Holding BUMN Ultra Mikro Itu Antek-Antek Rentenir

Andika meminta, rapat koordinasi dan evaluasi penanganan Covid-19 agar rutin dilaksanakan untuk dapat menentukan kebijakan penanggulangan Covid-19 di Provinsi Banten.

Khususnya, lanjut dia, dari aspek pertumbuhan ekonomi, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo pada rapat dengan Kepala Daerah seluruh Indonesia pada 17 Mei 2021, yang meminta agar Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota juga ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu data Dinas Kesehatan Provinsi Banten terkait pelaksanaan gerakan vaksinasi serentak pada 29 Juni mendatang menyebutkan, selain pencanangannya akan dilakukan oleh Pemprov Banten di kampus baru Untirta, gerakan ini juga akan dilakukan oleh Pemkab/Pemkot se-Provinsi Banten.

Selain itu disebutkan juga akan dilakukan oleh seluruh Polres dan Korem serta KKP yang ada di Provinsi Banten. Adapun sasaran vaksinasi adalah anggota masyarakat dengan usia 50 tahun ke atas, pelayan publik pemerintah dan swasta serta perorangan berusia lebih dari 18 tahun.

Baca Juga: KH Deding Ishak Instruksikan Kader MDI Sosialisasikan Airlangga Hartarto Capres 2024

 

Berikutnya pelaku ekonomi dan usaha, penyandang disabilitas, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, dalam vaksinasi serentak tersebut, pihaknya telah membagi beberapa titik vaksinasi massal agar tidak terjadi kerumunan yang nantinya malah menjadi penyebab dari munculnya klaster baru penyebaran virus Covid-19.

Adapun sebaran titik vaksinasi tersebut yakni di Provinsi Banten dengan sasaran vaksin sebanyak 5.000 dan total dosis vaksin 500. Untuk Kota Tangerang dengan sasaran vaksin 35.000 dan total vaksin 3.500, Kabupaten Tangerang dengan sasaran vaksin 35.000 dan total vaksin 3.500.

Baca Juga: UMKM Sidoarjo Curhat Tak Dapat BLT, Sarmuji: Persoalan Data Jadi Masalah Krusial Pemerintah

Kemudian, Kota Tangerang Selatan dengan sasaran 35.000 dan total vaksin 3.500, Kota Serang dengan sasaran 5.000 dan total vaksin 500, Kabupaten Serang dengan sasaran vaksin 22.000 dan total vaksin 2.200.

Kabupaten Pandeglang dengan sasaran 15.000 dan total vaksin sebanyak 3.000 dosis, Kota Cilegon dengan sasaran 12.000 dengan total vaksin 1.200, serta Kabupaten Lebak dengan sasaran 15.000 dan dosis valsin sebanyak 1.500.

Selanjutnya, Vaksinasi serentak juga akan dilakukan di Polres Metro Tangerang Kota, Kota Tangerang, dan Polres Kota Tangerang Selatan masing-masing dengan sasaran 2.000 dengan total vaksin sebanyak 1.000 dosis.

Polda Banten, Polres Serang, Polres Lebak, Polres Pandeglang, Polres Cilegon, Polres Kabupaten Serang masing-masing dengan sasaran 1.000 dan total vaksin 500 dosis.

Baca Juga: TM Nurlif Ajak Kader Golkar Aceh Beri Perhatian Serius Kepada Para Petani

Untuk Korem 052/Wijayakrama Tangerang Raya dan Korem 064 Maulana Yusuf Banten akan melaksanakan vaksinasi massal dengan masing-masing sasaran 2.000 dan total vaksin sebanyak 200 dosis. Serta KKP kelas 1 Soekarno Hatta dan KKP kelas II Banten dengan 2.500 sasaran vaksin dan 250 dosis.

Sebagai tambahan informasi, Atti juga memaparkan kondisi pelaksanaan vaksinasi gotong royong yang sudah dilalukan di Provinsi Banten di beberapa Kabupaten/Kota.

Hingga 16 Juni 2021, vaksinasi, untuk Kota Tangerang telah melaksanakan vaksinasi pertama dengan total 13.346 dan tahap kedua 5. 974. Kabuapten Tangerang dengan vaksinasi tahap pertama sebanyak 3.020 dan tahap dua 1.056.

Kabupaten Serang baru tahap pertama dengan total 64, Kota Cilegon 334 dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 594. Sedangkan sisanya belum menggalr vaksinasi gotong royong.

Baca Juga: Jaga Ekosistem Laut, Ichsan Firdaus: Indonesia Butuh Platfrom Perikanan Nasional

Sementara untuk capaian vaksinasi di Provinsi Banten sendiri hingga 16 Juni 2021 yakni sebanyak 568.796 untuk tahap pertama dan 387.646 untuk vaksinasi tahap 2, yang tersebar di 8 Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Pandenglang dengan vaksinasi tahap I sebanyak 125.516 dan tahap II sebanyak 18.466. Kabupaten Lebak, tahap I sebanyak 29.897 dan tahap II sebanyak 18. 498.

Kota Tangerang vaksinasi tahap I sebanyak 202.057 dan tahap II sebanhak 136.477. Kemudian Kabupaten Tangerang dengan tahap I sebanyak 101.394 dan tahap II sebanyak 68.351.

Selanjutnya, Kota Tangerang Selatan dengan vaksinasi tahap I sejumlah 116.728 dan tahap II sebanyak 78.035. Kabupaten Serang tahap I sebanyak 23.004 dan tahap II sebanyak 4.397.

Baca Juga: Duh! Bupati Lamandau Hendra Lesmana Positif Terpapar COVID-19

Kota Serang dengan jumlah vaksinasi tahap I sebanyak 52. 866 dan tahap II sebanyak 40. 987. Serta Kota Cilegon dengan total vaksinasi tahap I sebanyak 17.334 dan tahap II sebanyak 12.245.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Banten, H. Andika Hazrumy selalu mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu mematuhi 5 M, yaitu selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, selalu menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. {kabarbanten.pikiran-rakyat}

fokus berita : #Andika Hazrumy