26 Juni 2021

Hari Anti Narkoba, Andi Rio Idris Padjalangi: Benteng Pertahanan Terkuat Dari Narkoba Adalah Keluarga

Berita Golkar - Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) diperingati pada 26 Juni setiap tahunnya. Pada tahun ini, PBB mengambil tema “Share Facts on Drugs, Save Lives”. Tanggal itu ditetapkan melalui resolusi 42/112 pada 7 Desember 1987 oleh Majelis Umum PBB sebagai Hari Internasional Menentang Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

Selain itu, penetapan ini merupakan tekad untuk mencapai tujuan masyarakat internasional yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Pada momen ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Andi Rio Idris Padjalangi, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghindari dan memberantas penyalahgunaan gunaan Narkoba.

Baca Juga: Miliki Kedekatan Sejarah, Kus Rahardjo Tegaskan Golkar Surakarta All Out Dukung Airlangga di Pilpres 2024

Karena menurut anggota Komisi III DPR RI ini, penyalangunaan Narkoba sangat berbahaya. “Narkoba adalah musuh negara, mari kita bersama-sama menghindarinya,” katanya.

Lanjut Politisi Golkar ini, pelaku penyalahgunaan Narkoba akan mendapat 3 dampak yang negatif, yakni masuk penjara, meninggal dunia dan masa depan yang suram.

“Selain itu, pelaku penyalahgunaan narkoba hidupnya akan sengsara, bagi pelaku yang berkeluarga tidak akan harmonis, karena kekerasan rumah tangga sampai dengan perceraian,” ujarnya.

Baca Juga: Perebutan Wakil Ketua DPRD Bolmong Berakhir, Sulhan Manggabarani Tersenyum

Karena itu, Andi Rio, meminta semua elemen, khususnya aparat untuk memberantas peredaran narkoba. “Penjagaan yang ketat di setiap wilayah, pintu masuk Bendara dan Pelabuhan perlu diperketat,” pungkasnya.

Ia juga menyebut, benteng yang kuat untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba adalah keluarga dan lingkungan yang baik. “Benteng pertahanan narkoba adalah keluarga, bagaimana menguatkan lingkungan kita, dan memilih pergaulan yang baik,” kuncinya. {suarajelata}

fokus berita : #Andi Rio Idris Padjalangi