04 Juli 2021

33 Kader Terpilih Ikut Pendidikan Pemimpin Politik Muda Yang Digelar Golkar Institute

Berita Golkar - Golkar Institute kembali menggelar program Executive Education Program for Young Political Leaders (Program Pendidikan bagi Pemimpin Muda) angkatan ke-2 yang dimulai pada Senin (5/7/2021). Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Tb Ace Hasan Syadzily mengatakan, acara ini akan dilaksanakan secara daring untuk menghindari penularan Covid-19.

"Acara pelatihan kali ini berbeda dengan sebelumnya. Kalau dulu secara daring, maka acara selam 5-10 Juli nanti sepenuhnya digelar secara daring karena ada pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat," ujar Ace di Jakarta, Minggu (4/7/2021).

Acara diikuti oleh 33 peserta secara terbatas yang dipilih dari hasil proses seleksi ketat dengan kriteria usia di bawah 40 tahun, aktif dalam organisasi kepemudaan atau LSM serta memiliki kemampuan bahasa Inggris dan menulis esai.

Baca Juga: Voxpol Center: Ganjar Ungguli Jokowi Hingga Ketum-Ketum Parpol, Airlangga Posisi Berapa?

"Pendidikan angkatan kedua ini diikuti 33 orang. Ada yang dari anggota DPRD dan aktivis organisasi. Seluruh peserta ini juga dari berbagai daerah se-Indonesia," lanjut Ace.

Acara akan dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan dilanjutkan dengan dialog publik dengan tema "The World of Politics from the Perspective of Indonesian Youth. "Kita mengundang narasumber Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, Direktur Eksekutif CSIS Philips J Vermonte, dan Co-Founder Think Policy Society, Andhyta Firselly Utami," ujar Ace.

Selama pendidikan singkat ini peserta akan mempelajari geopolitik, kebijakan publik, kepemimpinan, ekonomi Indonesia, komunikasi politik, psikologi politik, dan ada pelatihan tentang kampanye.

“Selama enam hari para peserta akan mendapatkan pencerahan dari narasumber dengan reputasi internasional, seperti Profesor Kishore Mahbubani dari Singapura, Eko Prasodjo, Hamdi Muluk, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, para kepala daerah, serta para politisi senior yang memfasilitasi proses pembelajaran ini,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu. {beritasatu}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily