05 Juli 2021

Positif Terpapar COVID-19, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Dirawat Intensif Di RS Siloam Kelapa Dua

Berita Golkar - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja terkonfirmasi positif Covid-19 dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Politisi Partai Golkar itu terkonfirmasi positif Covid-19 sejak 1 Juli 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainarti mengatakan, Eka sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua, Tangerang, sejak 4 Juli 2021. Kondisi orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu disebut dalam keadaan cukup stabil.

"Bapak bupati dalam kondisi cukup stabil. Kondisi jantung dan tekanan darah normal, tetapi karena beliau ada komorbid, jadi harus dirawat di ruang intensive care unit (ICU)," kata Sri, Senin (5/7/2021) di Bekasi.

Baca Juga: Konflik Internal Golkar Terkait PAW Makmur HAPK Dari Ketua DPRD Kaltim Makin Panas

Di Kabupaten Bekasi, hingga Senin ini, akumulasi kasus Covid-19 mencapai 33.752 kasus. Dari jumlah itu, 330 kasus meninggal, 2.239 kasus dalam perawatan atau isolasi mandiri, dan 31.118 kasus sembuh.

Kasus yang terus meningkat itu menyebabkan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi yang dijadikan sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 membutuhkan tambahan tenaga kesehatan. Rumah sakit itu kekurangan tenaga kesehatan lantaran banyak tenaga kesehatan yang sementara terinfeksi Covid-19.

Pasien dengan menggunakan alat bantu pernafasan dirawat di ruang IGD tambahan berupa tenda darurat di halaman RSUD dr Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (26/6/2021).

Baca Juga: Voxpol Center: Popularitas Golkar Posisi Keempat, Kedisukaan Golkar Peringkat Lima

Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi, Sumarti, mengatakan, ada sekitar 60 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Hal ini menyebabkan jumlah tenaga kesehatan di rumah sakit itu relatif berkurang, sedangkan pasien baru terus berdatangan.

"Hari ini kami akan menghadiri rapat bersama Bappeda, BPBD, dan Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi. Kami akan membahas mengenai jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit. Kalau memungkinkan, ada relawan yang ditempatkan di RSUD, itu bisa banyak membantu," katanya. {kompas}

fokus berita : #Eka Supria Atmaja