10 Juli 2021

Menpora Zainudin Amali Buka Peluang Indonesia Absen di SEA Games Hanoi 2021, Ini Alasannya

Berita Golkar - SEA Games Hanoi 2021 resmi ditunda. Indonesia membuka peluang untuk tak ikut serta jika digeser menjadi tahun depan. Hal itu disampaikan Menpora Zainudin Amali, sebagai respons cepat atas keputusan penundaan SEA Games imbas pandemi COVID-19.

"Saya baru saja menerima (9/7/2021) surat pemberitahuan dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tentang penundaan pelaksanaan SEA Games di Vietnam. Nanti, Senin (12/7), akan ada rapat antara Kemenpora dengan KOI," kata Amali kepada pewarta.

Politikus Golkar itu akan membahas terkait langkah-langkah yang akan diambil terkait Pelatnas, serta keikutsertaan Indonesia di multievent Asia Tenggara dua tahunan tersebut jika dilangsungkan pada 2022.

Baca Juga: Targetkan Usman Marham 10 Kursi DPRD Pinrang, Taufan Pawe Siap Turun Gunung

"Kami akan bahas langkah selanjutnya yang akan dilakukan termasuk tentang Pelatnas yang saat ini sedang dilakukan oleh beberapa cabor."

"Kami juga akan membahas apakah masih akan berpartisipasi bisa pelaksanaan SEA Games dilangsungkan pada 2022. Mengingat di tahun yang sama sudah terjadwal juga beberapa kegiatan internasional," ujarnya.

Adapun jadwal yang dimaksud yaitu Asian Games Hangzhou 2022, Asian Indoor Martial Arts Games (AIMAG) Bangkok, dan Islamic Solidarity Games (ISG) Konya.

"Jadi sampai saat ini belum ada keputusan apapun dari Pemerintah. Setelah kami rapat dengan KOI akan diumumkan keputusan pemerintah tentang SEA Games," dia menegaskan.

Baca Juga: Tolak Gedung DPR Jadi RS COVID-19, Dave Laksono: Tak Bisa Main tunjuk, Banyak Syarat Harus Dipenuhi

Dihubungi detikSport sebelumnya, Sekretaris Jenderal KOI Ferry J. Kono mengatakan pihaknya akan mengambil langkah menyesuaikan dengan kebijakan dari pemerintah. Termasuk apabila memungkinkan mengikuti dua multievent di tahun yang sama.

"Mungkin (akan ada dua multievent dalam satu tahun), tapi tergantung kebijakan kita (Indonesia) nanti, khususnya Menpora (untuk ikut multievent yang mana). Apalagi sudah ada grand desain olahraga nanti, tentu akan fokus Asian Games 2022 dan SEA Games Kamboja 2023. Jadi tidak lantas fokusnya di SEA Games saja," kata Ferry.

"Dan ketersediaan anggaran kan harus benar-benar dipikirkan, mengingat kami harus memilih mana program-program prioritas yang bisa sesuai dengan kualifikasi kami di Olympic Paris 2024, begitu juga dengan grand desain olahraga," ujarnya. {sport.detik}

fokus berita : #Zainudin Amali