12 Juli 2021

Haru! Dedi Mulyadi Berhasil Damaikan Konflik Warga Hingga Jalan Dipagar Beton

Berita Golkar - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) berhasil menjadi penengah dari konflik yang terjadi antar warga. Konflik itu menyebabkan adanya pagar beton yang mengadang di tengah jalan perumahan.

Geram dengan aksi sejumlah pihak di lokasi, Dedi pun berusaha mencari solusi bersama. Momen itu pun berlangsung haru tatkala beberapa pihak saling memaafkan. Seperti apa momennya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, melansir dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel (12/7/21).

Tinjau Lokasi

Tak banyak basa-basi, Dedi Mulyadi nampak bergegas menuju ke lokasi konflik di salah satu perumahan warga. Kala itu, ia mendengar langsung pemilik rumah yang terhalang pagar beton tinggi.

Baca Juga: Golkar Kota Bandung Pasangkan Airlangga Dengan Jenderal Andika di Pilpres 2024

"Dimana yang terbenteng?" tanyanya.

"Ini pak, rumah saya pak," jawab pemilik rumah.

"Rumah ibu terbenteng oleh ini aksesnya ya," kata Dedi.

Tujuannya jadi Batas Perumahan

Pria kelahiran Subang, Jawa Barat ini lantas memanggil salah satu pihak yang berwenang di perumahan. Tak segan, ia bertanya langsung mengenai tujuan pembangunan benteng beton di tengah jalan itu. Betapa terkejut, ia justru mendapatkan alasan yang tak masuk akal.

Baca Juga: Melki Laka Lena Dorong Pendampingan Psikologis Untuk Pasien COVID-19 Dan Keluarganya

"Ini dibentengin gini untuk apa tadinya?" tanyanya.

"Ini tuh batas perumahan katanya," jawab pria berbaju hitam.

Marahi Pejabat Lokal

Berbincang dengan sejumlah warga dan pemilik rumah, Dedi mendapatkan banyak informasi. Pejabat setempat seperti ketua RW, ketua RT, hingga lurah dianggapnya tak tegas mencari solusi.

"Kenapa pak Lurah gak berani?" tanyanya.

Ia kian geram tatkala mendengar penyelesaian yang hendak dilakukan. Warga setempat diketahui bakal menyeret konflik ke ranah hukum. "Masa kayak gini saja harus pengadilan. Ini kan fasilitas umum, ada pos ronda, ini kan akses jalan," terangnya.

Baca Juga: Elita Budiarti Tegaskan Kader Golkar Subang Harga Mati Dukung Airlangga di Pilpres 2024

Pertemukan Berbagai Pihak

Dedi lantas memanggil semua pihak yang berwenang. Seorang wanita paruh baya sebagai Ketua RW langsung dicegatnya. Mediasi pun berlangsung, berbagai kalimat penjelasan terlontar dari mulutnya.

"Ini kan si ibu ini sudah rela menghibahkan tanahnya untuk jalan sampai ke sana. Bagus ini menurut saya. Kan esensinya pos ronda menghadap ke sana atau ke sini sama saja," kata Dedi.

"Ini kan biasanya yang gini-gini konflik hati biasanya, urusan perasaan, baper. Karena di aspek pikiran saya gak masuk, logika saya gak bisa baca," terangnya.

Baca Juga: Bantu Penanganan COVID-19, Melki Laka Lena Minta Surat Izin Praktik Dokter Dipermudah

Jadi Solusi

Setelah mediasi berlangsung antara pihak-pihak yang bersangkutan, Dedi lantas memberi sebuah solusi. Ia bakal membiayai seluruh pembangunan fasilitas umum yang menjadi perdebatan warga setempat. Akhirnya, damai pun menjadi solusi.

"Sudah ya pak, salaman salaman, saling mengikhlaskan, sudah sudah. Saya tanggung jawab bangun jalannya sampai ujung," tegasnya. {merdeka}

fokus berita : #Dedi Mulyadi