13 Juli 2021

Soal Pelajar SMPN Kota Jambi Terkapar Usai Divaksin, Pinto Jayanegara: Belum Sempat Diobservasi

Berita Golkar - Pelajaran kelas VIII dan IX yang berusia 12-17 tahun pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Jambi menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama, Senin (12/7/2021). Proses Vaksinasi COVID-19 tersebut tidak semua berjalan mulus, dua pelajar perempuan mengalami mual, pusing, muntah hingga terbaring lemah setelah Vaksinasi.

Kepala Puskesmas Koni, dr. Mefi Drastiana saat dikonfirmasi membenarkan ada pelajar dari SMP Negeri 1 kelas IX Kota Jambi terkapar usai di vaksin dan terkapar karena tensi darah rendah. “Ya benar, pelajar SMP usai di vaksin langsung mual, pusing, muntah sampai terbaring lemah,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Kesiswaan SMP 1 Kota Jambi, Desriyenti menjelaskan, vaksin yang diberikan kepada siswa ada dua orang terkapar namun satu orang sudah balik kepada orang tuanya. “Sebelum siswa pelajar di vaksin, kita terlebih dahulu izin dengan orang tua setelah itu langsung di vaksin,” katanya.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara angkat suara. Menurutnya, pihak sekolah harus sebelumnya memberikan pengetahuan apa itu vaksin dan apa tahapannya serta persiapannya kepada siswa. “Siswa yang begadang atau tidak fit wajib lapor ke petugas medis sebelum disuntik vaksin”, jelasnya kepada Golkarpedia.

Harusnya, kata dia para pelajar tersebut jangan dibolehkan langsung pulang. “Duduk dulu diobservasi, ikuti ketentuan vaksinasi”, tutup kader muda Partai Golkar Provinsi Jambi ini.

fokus berita : #Pinto Jayanegara