15 Juli 2021

Dave Laksono: Jubir Presiden Pengganti Fadjroel Jangan Suka Bikin Pernyataan Membingungkan

Berita Golkar - Posisi Juru bicara (Jubir) Presiden tampaknya akan diisi oleh figur baru. Sebab, Fadjroel Rahman akan segera menempati amanah baru sebagai duta besar (dubes) di Kazakhstan. Belum diketahui, siapa Jubir Jokowi pengganti Fadjroel. Istana juga belum memberikan sinyal nama baru mengisi pos tersebut.

Anggota Komisi I DPR, Dave Akbarshah Fikarno Laksono menyebut ada sejumlah hal yang mesti dimiliki oleh seorang Jubir Presiden. "Tentu harus orang yang benar-benar bisa menjawab pertanyaan masyarakat," kata Dave saat dimintai tanggapan, Kamis (15/7).

Dilanjutkan Dave, jika memang akan ada penunjukan baru jubir Presiden haruslah figur yang mumpuni secara pemahaman atas berbagai kebijakan pemerintah. "Jubir Presiden harus seseorang yang mengerti arah dan kebijakan pemerintah," tutur Ketua DPP Partai Golkar ini.

Baca Juga: Kenapa Golkar Masih Bimbang Tunjuk Yansen Tinal Jadi Wagub Papua Gantikan Kakaknya?

Sebab, kata Dave, seorang Jubir Presiden penting memberikan pernyataan yang tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. "Sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah media dan justru menjawab semua pertanyaan yang ada," tandas Ketua Umum PPK Kosgoro 57 ini.

Fadjroel sudah menjalani fit and proper test di Komisi I DPR kemarin. Karena amanat UU hasil fit and proper test rahasia, nantinya keputusan akan berpulang kepada Presiden Jokowi terkait penempatan para dubes di negara sahabat. {kumparan}

fokus berita : #Dave Laksono