17 Juli 2021

Apresiasi Pembatalan Vaksinasi Berbayar, Melki Laka Lena Minta Vaksinasi Gotong Royong Perusahaan Terus Jalan

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang membatalkan rencana vaksin individu berbayar.

"Pertama kami mengapresiasi keputusan presiden jokowi untuk membatalkan keputusan terkait dengan vaksinasi gotong royong berbayar yang kemudian menimbulkan polemik di tengah masyarakat," ujar Melki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/7/2021), di Jakarta.

Selain itu, Melki juga mendukung realisasi Vaksinasi Gotong Royong segera, sehingga bisa membantu percepatan proteksi bagi seluruh masyarakat khususnya karyawan perusahaan, dalam pencapaian herd immunity.

Baca Juga: Reses di Merangin, Pinto Jayanegara Tebar 150 Ribu Bibit Ikan di Pulau Raman dan Danau Pauh

Menurut Melki, program vaksinasi gratis yang diselenggarakan selama ini sudah berjalan dengan baik dan perlu terus-menerus disempurnakan polanya. Mulai dari pengadaan, baik itu melalui pembelian oleh pemerintah lewat Biofarma kepada berbagai perusahaan yang sudah menyampaikan komitmen, maupun mekanisme bantuan melalui jalur WHO.

"Memastikan suplai dalam jumlah yang cukup bagi program vaksinasi kita maupun bagaimana setelah vaksin tiba di tanah air. Ada percepatan juga proses vaksinasi di lapangan. Kita harus terus-menerus melakukan penyempurnaan," kata Melki.

"Cuma, butuh kerja sama lebih intensif kita semua, pemerintah pusat, pemda dan seluruh komponen masyarakat. Begitu juga dilakukan oleh Polri," sambungnya.

Baca Juga: Mariadi Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Lombok Utara

Melki juga mendorong agar vaksin dalam negeri, baik itu merah putih dan nusantara, agar dapat dipercepat. Sehingga, berbagai macam prosesnya bisa dilalui dengan baik dan bisa dipakai dalam program vaksinasi di Indonesia.

"Jadi kita juga punya program ini, didorong agar bisa dikembangkan dan memenuhi ketentuan, dan bisa segera kita pakai vaksin merah putih dan vaksin nusantara," pungkasnya. {akurat}

fokus berita : #Melki Laka Lena