17 Juli 2021

Dave Laksono Pimpin Kosgoro 1957 Bagikan 500 Nasi Bungkus Untuk Ojek Online Dan Warga Kalibata

Berita Golkar - Kosgoro 1957, ormas pendiri Partai Golkar, kembali meringankan beban masyarakat dengan membagikan 500 bungkus makanan. Bantuan itu diberikan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali.

“Kosgoro 1957 tahu bahwa masyarakat mengalami kesulitan selama PPKM darurat. Oleh karena itu, kami tergerak untuk memberikan makanan kepada masyarakat selama PPKM darurat,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Fikarno Laksono, lewat keterangan tertulis, Sabtu (17/7/2021).

500 bungkus makanan tersebut dibagikan secara langsung kepada masyarakat, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga: Ketua Golkar Bone, Andi Fahsar Padjalangi Minta Cawapres Airlangga Berasal Dari Tokoh Sulsel

Dave menuturkan, pada Jumat (16/7/2021) pukul 19.00, kader Kosgoro 1957 memberikan 500 bungkus makanan di sekitar Stasiun Kalibata, di antaranya kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat kecil.

“Kami berharap masyarakat kecil yang terdampak pada PPKM darurat bisa terbantu dan tetap sehat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.

Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar ini menuturkan, 500 bungkus makanan tersebut merupakan sumbangsih seluruh kader Kosgoro 1957.

“Kegiatan ini murni sumbangsih seluruh kader Kosgoro 1957, yang prihatin melihat kondisi masyarakat kecil saat ini. Kegiatan pembagian makanan kepada masyarakat kecil ini akan berlangsung selama PPKM darurat, untuk meringankan beban masyarakat kecil,” jelasnya.

Baca Juga: Gaji Tenaga Kontrak Mau Dipangkas, Dewa Nida Minta Bupati Tidak Korbankan Pegawai Kecil

Kosgoro 1957 juga memberikan obat-obatan bagi mayarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman), dan tidak mampu membeli obat-obatan. Obat-obatan yang diberikan adalah Azithromycin 500 mg, Doxycycline 100 mg, Panadol Biru, Lian Hua, Vit C 1000 mg, Vit E 400 IU, Vit D 10.000 IU, Fish Oil 1.000 mg, dan Zinc 20 mg.

Pemberian obat dan vitamin itu juga disertakan dengan aturan minum. “Selain makanan, obat-obatan dan vitamin kami berikan kepada masyarakat yang saat ini sedang melakukan isolasi mandiri, dan masyarakat kecil yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dave berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalani protokol kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta mematuhi peraturan pemerintah guna mempercepat pemulihan kondisi bangsa di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Dave Laksono: Jubir Presiden Pengganti Fadjroel Jangan Suka Bikin Pernyataan Membingungkan

“Pandemi Covid-19 ini bisa cepat selesai jika kita, seluruh rakyat Indonesia bisa bersama-sama memeranginya dengan mematuhi dan menjalankan aturan yang sudah dibuat pemerintah,” paparnya.

Dave yakin, pandemi Covid-19 akan segera berakhir dan masyarakat Indonesia bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. “Saya yakin pandemi Covid-19 di Indonesia akan segera berakhir. Masyarakat Indonesia bisa sehat dan ekonomi bangsa bangkit,” ucapnya.

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia kini sebanyak 504.915 orang per 16 Juli 2021, dan sebanyak 71.397 orang meninggal. Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 16 Juli 2021, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 727.010 (26.1%)

Baca Juga: Ilham Pangestu Bangun MCK dan Tempat Wudhu Untuk Pesantren di Langsa Barat

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 499.419 (18.0%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 311.397 (11.2%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 226.521 (8.1%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 93.382 (3.4%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 87.443 (3.1%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 81.155 (2.9%)

Baca Juga: Airlangga: Crypto Realita Baru Yang Harus Diperhatikan Manfaat dan Dampaknya Bagi Ekonomi Nasional

RIAU

Jumlah Kasus: 80.258 (2.9%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 71.035 (2.6%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 60.072 (2.2%)

BALI

Jumlah Kasus: 59.216 (2.1%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 42.721 (1.5%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 39.085 (1.4%)

Baca Juga: Ketua Golkar Bone, Andi Fahsar Padjalangi Minta Cawapres Airlangga Berasal Dari Tokoh Sulsel

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 35.619 (1.3%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 34.761 (1.3%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 29.666 (1.1%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 27.310 (1.0%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 26.884 (1.0%)

Baca Juga: Jokowi Luncurkan Obat COVID-19 Gratis, Melki Laka Lena: Terobosan Baik

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 25.982 (0.9%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 23.051 (0.8%)

ACEH

Jumlah Kasus: 20.817 (0.7%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 20.280 (0.7%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 19.152 (0.7%)

Baca Juga: Firman Soebagyo Nilai Kampanye LSM Lingkungan Hidup Soal Hutan Rugikan Kepentingan Ekonomi Nasional

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 16.204 (0.6%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 15.697 (0.6%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 15.654 (0.6%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 15.619 (0.6%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 15.453 (0.6%)

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingatkan Lembaga Survei Setop Dulu Pembahasan Capres Di Tengah Pandemi COVID-19

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 13.482 (0.5%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 13.318 (0.5%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 11.980 (0.4%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 7.760 (0.3%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 6.753 (0.2%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 6.636 (0.2%). {tribun}

fokus berita : #Dave Laksono