23 Juli 2021

Penunjukan Pj Bupati Bekasi Tak Ajak Diskusi Golkar Sebagai Partai Pengusung, Sejumlah Kader Kecewa

Berita Golkar - Penunjukan Dani Ramdan, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat sebagai Pejabat (Pj) Bupati Bekasi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, menyisakan kegelisahan di kalangan kader Partai Golkar.

Hal ini diungkapkan Sukim Nur Arif, salah seorang kader yang sekaligus merupakan Pengurus Partai Golkar Jawa Barat yang menyebut seharusnya sebagai Partai pengusung Bupati sebelumnya Eka Supria Atmaja, diajak berdiskusi terlebih dahulu.

Eka Supria Atmaja merupakan Bupati Bekasi sebelumnya yang meninggal dunia pada 11 Juli 2021 lalu, setelah terpapar Covid-19, sehingga harus digantikan posisinya agar tetap berjalan pemerintahan.

Baca Juga: Ajak Tawakkal Kepada Allah, Ketum Airlangga Doakan Masyarakat Yang Isoman Segera Sembuh

“Ini menjadi perhatian, karena Pak Eka merupakan Bupati Bekasi yang diusung oleh Partai Golkar. Seyogyanya secara etika Departemen Dalam Negeri (Depdagri) sebelum melakukan penunjukan PJ Bupati, kami diajak diskusi”, ujar priang yang akrab disapa Kang Sukim ini melalui pesan singkatnya, Kamis, (22/07/2021).

Sukim menyebut hal ini menjadi penting karena tentunya ada janji-janji politik terhadap masyarakat yang harus diselesaikan, minimal yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ditambahkan Kang Sukim, pihaknya menyadari bahwa penunjukan PJ Bupati adalah kewenangan Mendagri, tapi sebagai Partai pengusung tentu punya tanggung jawab agar jangan sampai masyarakat menilai Partai berlambang Pohon Beringin ini tidak menuntaskan program yang dijanjikan sebelumnya.

Baca Juga: Potong 11 Ekor Sapi Kurban, Golkar Sumbar Bagikan 120 Kg Rendang Untuk Pasien Isoman COVID-19

“Mudah-mudahan hal ini menjadi koreksi yang positif agar kedepannya tidak terjadi lagi. Penunjukan PJ Bupati harus mempertimbangkan kondisi lapangan agar tidak menyisakan opini yang negatif”, pungkasnya.

Dani Ramdan sendiri usai ditunjuk oleh Mendagri telah dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara virtual Gedung Negara Pakuan, Bandung pada Kamis, (22/07/2021). {bangbara}

fokus berita : #Sukim Nur Arif