23 Juli 2021

Ditelpon Ketua Parlemen Turki, Bamsoet Tegaskan Komitmen RI Dukung Kemerdekaan Palestina

Berita Golkar - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan Indonesia konsisten mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk memperoleh kemerdekaan dan kedaulatannya secara penuh melalui berbagai forum, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Gerakan Non Blok (GNB).

Ia menegaskan Indonesia konsisten berpegang teguh pada amanah konstitusi yang menentang berbagai bentuk penjajahan di muka bumi.

"Dukungan Indonesia kepada Palestina merupakan amanat konstitusi dan berada di jantung politik luar negeri Indonesia. Karena itu, pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa Palestina dan menempatkan isu ini sebagai salah satu isu prioritas kebijakan luar negeri Indonesia," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Ajak Tawakkal Kepada Allah, Ketum Airlangga Doakan Masyarakat Yang Isoman Segera Sembuh

Saat menerima komunikasi telepon dari Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop di Jakarta, Ketua DPR RI ke-20 ini menuturkan bangsa Indonesia melihat akar masalah konflik Israel-Palestina adalah penjajahan yang belum berakhir. Menurutnya, konflik di Palestina merupakan perang asimetris antara penjajah dan pihak yang dijajah.

"Eskalasi kekerasan di Palestina dan Israel pada pertengahan Mei 2021 yang dipicu pengusiran paksa di wilayah Sheikh Jarrah oleh Israel merupakan contoh manifestasi penjajahan dan perampasan hak-hak rakyat Palestina oleh pihak Israel. Setidaknya lebih dari 270 warga Palestina menjadi korban jiwa, termasuk 70 di antaranya anak-anak," kata Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, masalah perbatasan dan pemukiman ilegal selama ini merupakan konflik Israel-Palestina yang harus segera dipecahkan. Selama ini Israel telah melakukan creeping annexation yang berjalan selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Potong 11 Ekor Sapi Kurban, Golkar Sumbar Bagikan 120 Kg Rendang Untuk Pasien Isoman COVID-19

"Karenanya, Indonesia menolak permukiman Israel di Tepi Barat karena bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB. Khususnya, resolusi 2334 dan kesepakatan internasional lainnya yang menyatakan pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat sebagai tindakan illegal," tandas Bamsoet.

Karenanya, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menegaskan dalam setiap kesempatan, Indonesia selalu menyuarakan dukungan terhadap two-state solution berdasarkan sejumlah Resolusi PBB dan parameter internasional yang disepakati bersama.

Indonesia juga senantiasa menekankan perlunya sikap berimbang dari masyarakat internasional dalam membantu Palestina dan mendorong proses perdamaian.

"Termasuk mencegah aneksasi dan pemukiman ilegal oleh Israel. Serta mendorong penyaluran bantuan kemanusiaan kepada Palestina, khususnya di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang ini," pungkas Bamsoet. {detik}

fokus berita : #Bambang Soesatyo