26 Juli 2021

Menko Airlangga Siapkan Bantuan Senilai Rp.1,2 Triliun Untuk Sejuta Warung dan Pedagang Kaki Lima

Berita Golkar - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menyerahkan secara simbolis bantuan untuk pengemudi transportasi online dan konvensional di halaman Balai Kota Bogor, Minggu 25 Juli 2021.

Pada sambutannya Airlangga menyampaikan, dalam masa pandemi yang memaksa pemerintah melakukan pembatasan, ojek online (ojol) adalah pahlawan yang membuat ekonomi masih bisa berputar.

"Teman-teman ojol ini adalah pahlawan-pahlawan kita, yang membawa kebutuhan masyarakat dari warung, dari restoran ke rumah-rumah masyarakat yang sedang bekerja dari rumah," ujarnya.

Baca Juga: Ketua Fraksi Golkar Khuzaeni Ragukan Data Kematian Pasien COVID-19 Pemkab Tegal

Airlangga juga menyampaikan, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo untuk terus mendorong bantuan sosial pada masyarakat. Pemerintah telah mengalokasikan sejumlah bantuan. Antara lain, yang sudah rutin dilaksanakan adalah bantuan sembako untuk 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Ada juga perpanjangan Bantuan Sosial Tunai (BST) dalam dua bulan untuk 10 juta KPM, dan Bantuan Usaha Produktif (BUP) untuk 3 juta usaha mikro.

Selain itu, ada juga tambahan bantuan beras 10 kilogram untuk 28,8 Juta KPM. Kartu Sembako PPKM yang merupakan program baru usulan daerah untuk 5,9 juta KPM.

Ada pula bantuan untuk satu juta warung dan pedagang kaki lima di wilayah yang dikenakan PPKM level 3 dan 4, yang total besarannya senilai Rp1,2 triliun.

Baca Juga: Melki Laka Lena Minta Pemerintah Tak Kurangi Jumlah Testing COVID-19 Selama PPKM Berlevel

Melalui berbagai program bantuan tersebut. Airlangga berharap dapat mempertahankan kesejahteraan masyarakat yang terdampak upaya menahan laju penyebaran Covid-19.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan komunikasi antara pemerintah pusat, daerah dan para operator yang melaksanakan kebijakan harus terorganisir.

Sementara untuk transportasi online seperti ojol, Budi menyatakan terkait dengan syarat Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) bagi para pengemudi ojol, sudah dibuat secara kolektif oleh aplikator sehingga memudahkan para pengemudi yang tinggal mengenakan seragam dan atributnya.

Sementara untuk angkot, Budi juga mengatakan telah memberi banyak kemudahan yang memungkinkan angkot untuk tetap beroperasi. "Karena ojol dan angkot ini adalah bagian-bagian yang memastikan kegiatan ekonomi terjadi," ucapnya. {pikiranrakyat}

fokus berita : #Airlangga Hartarto