28 Juli 2021

Sayangkan Aksi Prajurit TNI AU Injak Kepala Warga, Bobby Rizaldi: Kedepankan Humanis Bukan Represif

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi menyayangkan aksi berlebihan dua prajurit TNI AU yang menginjak kepala warga di Jalan Raya Mandala, Muli, Merauke, Papua. Dia mengatakan setiap prajurit TNI harus mengedepankan pendekatan humanis saat bertugas. Seperti pesan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Ke depan agar diinstruksikan kepada prajurit yang bertugas agar tetap mengedepankan pendekatan humanis bukan represif," kata Bobby kepada merdeka.com, Rabu (28/7).

Menurut dia, kondisi di Papua sangat sensitif. Untuk itu, aparat harus menjaga situasi kondusif agar tidak memicu kerusuhan. "Perlu upaya taktis dan terukur dalam menghadapi tindakan-tindakan menjurus ke anarkis atau kriminal di sana," ujar dia.

Baca Juga: Bupati La Bakry Ajak Masyarakat Buton Bantu Pemerintah Lawan COVID-19

Kepada dua prajurit POM AU, politikus Partai Golkar itu meminta agar dihukum atas aksinya tersebut. "Utamanya sudah direspons oleh TNI AU dan dilakukan proses penyidikan. Kami minta TNI AU untuk memproses dan menghukum sesuai tingkat kesalahannya,"

Kronologi Kejadian

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma Indan Gilang Buldansyah menjelaskan, kejadian berawal pada saat kedua anggota TNI hendak membeli makan di salah satu rumah makan padang yang ada di jalan raya Mandala-Muli, Merauke, Senin, 26 Juli 2021.

"Insiden yang diawali oleh keributan seorang warga yang diduga mabuk dengan pemilik warung, dan melibatkan dua anggota Pomau yang bermaksud melerai," kata Indan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/7) malam.

Baca Juga: Jabatan 20 Kepala OPD Dan Sekda Kosong, Freddy Poernomo Nilai Pemprov Jatim Cacat Hukum

Keributan terjadi antara seorang warga dengan penjual bubur ayam yang lokasinya berdekatan dengan rumah makan padang tersebut. Warga yang diduga mabuk, melakukan pemerasan kepada penjual bubur ayam dan juga kepada pemilik rumah makan padang dan sejumlah pelanggannya.

Kedua anggota berinisiatif melerai keributan dan membawa warga yang membuat keributan tersebut ke luar warung. Namun pada saat mengamankan warga, kedua oknum melakukan tindakan yang dianggap berlebihan terhadap warga.

Indan menegaskan, TNI AU akan menindak secara tegas setiap prajurit TNI AU yang melakukan tindakan pelanggaran. "Kita akan tindak lanjuti kejadian ini, kedua oknum anggota ini akan ditindak secara tegas, sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI," kata Marsma Indan.

Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Ahmed Zaki Iskandar Minta Kader Golkar Aktif Bagikan Bansos Ke Warga

Sebelumnya kejadian terekam pada sebuah video berdurasi 1.20 menit di media sosial yang menampilkan aksi dua personel TNI AU tengah mengamankan seorang pria di sebuah warung makan. Ketika hendak diamankan, salah satu personel pun lantas menginjak kepala pria tersebut dengan menggunakan sepatunya. {merdeka}

fokus berita : #Bobby Rizaldi