28 Juli 2021

Imunitas Turun 6 Bulan Usai Divaksin Sinovac, Darul Siska: Vaksin Dosis Ketiga Penting Untuk Perlindungan

Berita Golkar - Pemberian dosis ketiga vaksin corona untuk masyarakat kini mulai menjadi pembahasan banyak pihak. Sebab, berdasarkan penelitian, imunitas akan kembali turun setelah 6 bulan vaksinasi dengan Vaksin Sinovac.

Anggota Komisi Kesehatan DPR Darul Siska menilai memang idealnya vaksinasi dosis ketiga bisa dilakukan. Vaksinasi dosis ketiga penting untuk mendapatkan perlindungan maksimal. "Ya tentu idealnya kalau sudah ada kajian ilmiah tentang itu tentu harus divaksin ketiga yang dibooster ya. Idealnya," kata Darul, Rabu (28/7).

Namun, politikus Golkar ini menekankan bahwa yang menjadi kunci terwujudnya rencana vaksinasi ketiga adalah ketersediaan vaksin. Sebab, Indonesia masih bergantung pada negara lain soal ketersediaan vaksin COVID-19.

Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Ahmed Zaki Iskandar Minta Kader Golkar Aktif Bagikan Bansos Ke Warga

"Sebetulnya kalau vaksin cukup sih enggak ada soal, mau 3 kali enggak apa-apa. Kayak di Amerika kan mereka kayak beli permen saja ya. Pergi ke mal ditawari vaksin, tinggal milih vaksinnya yang mana," ujarnya.

Jika vaksinnya memang tersedia maka kemungkinan pemerintah bisa menjalankan vaksinasi secara menyeluruh. Selain itu secara bersamaan melakukan vaksinasi bagi mereka yang belum disuntik vaksin corona.

"Kalau vaksinnya ada kan iya. Kan vaksinnya lagi enggak cukup. Untuk vaksin yang pertama dan kedua saja kita lagi keteteran ini, " ujarnya.

"Semua sangat tergantung pada ketersediaan vaksin tapi yang paling penting keadilan masyarakat yang dipenuhi. Kemudian kalau vaksin tersedia maka bisa dijalankan secara paralel," tambahnya.

Baca Juga: Gubernur Lukas Enembe Harus Pertimbangkan Kader Golkar Jadi Wagub Papua

Darul kemudian menegaskan prinsip keadilan di masyarakat. Artinya, mereka yang belum divaksin harus menjadi prioritas saat ini demi mencapai target kekebalan komunal.

"Dalam rangka keadilan saya kira orang orang yang belum divaksin lebih dulu diprioritaskan mendapatkan vaksin pertama dan kedua. Soalnya kita belum herd immunity kan belum dapat. Kan belum sampai target juga orang yang divaksin dari kita," pungkasnya. {kumparan}

fokus berita : #Darul Siska