01 Agustus 2021

Terima Hibah Konsentrator Oksigen, PPK Kosgoro 1957 Distribusikan Ke Sejumlah RS

Berita Golkar - BERSAMAAN peningkatan kasus Covid-19 dan jumlah pasien Covid-19, kebutuhan oksigen juga meningkat. Bahkan dua bulan terakhir, beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang merawat pasien Covid-19 kehabisan stok tabung oksigen.

Di tengah pasien Covid-19 membutuhkan tabung oksigen, kini bantuan dari sejumlah pihak berdatangan termasuk dari organisasi kemasyarakatan dan organisasi yang berafiliasi dengn partai politik.

Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 menerima bantuan hibah 12 unit oxygen concentrator high flow nasal cannula OH 60A (HFNO) dari PT Dharma Bakti Medika Sejati melalui anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI, HR Agung Laksono.

Baca Juga: Sarmuji Puji Langkah Gubernur Khofifah Gandeng Perguruan Tinggi di Jatim Untuk Akselerasi Vaksinasi

"Saya berterima kasih atas hibah yang diberikan berupa oxygen concentrator HFNO ini," kata Agung Laksono yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Kosgoro 1957 di Jakarta, Sabtu (31/7).

Dalam acara serah terima bantuan itu, hadir Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Laksono, Sekjen PPK Kosgoro 1957Sabil Rachman, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena, dan Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga

Agung Laksono menilai oxygen concentrator HFNO ini dibutuhkan bagi para pasien yang terkena Covid-19 dan mengalami kesulitan bernapas. "Tentu alat ini sangat bermanfaat dan teman-teman ada yang bantu sehingga terkumpul 12 unit dari perusahaan yang bantu," ujarnya.

Baca Juga: Hindari Pungli dan Penyelewengan, Ace Hasan: Idealnya Bansos Ditransfer Langsung ke Masyarakat

Alat ini, kata Agung , bisa menyerap udara lalu kemudian menjadi disaring menjadi oksigen murni atau menggunakan tabung oksigen serta bisa digunakan bersamaan dengan instalasi oksigen di rumah sakit.

"Satu unit ini harganya ribuan dolar atau sekitar 60 juta harga normal dan alat didistribusikan oleh PPK Kosgoro1957 melalui program Kosgoro 1957 Berbagi," jelasnya.

Selain pemberian hibah alat Oxygen Concentrator HFNO ini, Agung mengatakan program Kosgoro1957 Berbagi sudah memberikan paket sembako sebanyak 5.000 paket, 25 ton beras, dan sembako lainnya seperti minyak goreng, gula, mie instan untuk keluarga di Jakarta yang terkena dampak Covid-19.

Baca Juga: Yellow Clinic Milik Golkar Dinilai Berperan Nyata Percepat Vaksinasi COVID-19

"Saya bisa merasakan bagaimana beratnya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri, maka selain berikan sembako, Kosgoro 1957 juga memberikan edukasi ke masyarakat, door to door tentang penerapan prokes," ujarnya.

Agung Laksono menilai, kalau ormas-ormas seluruh Indonesia berbuat hal yang sama, maka negara akan terbantu dalam mengatasi wabah pandemi Covid-19.

"Saya berharap ormas-ormas tergerak membantu masyarakat yang kesulitan khususnya yang terdampak dengan melakukan langkah-langkah penanganan, penyadaran kepada masyarakat dan kalau bisa memberikan bantuan," harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Laksono mengucapkan terima kasih kepada PT.Dharma Bakti Medika Sejati yang menghibahkan 12 unit oxygen concentrator HFNO untuk beberapa rumah sakit.

Baca Juga: Tak Hanya Youtube, Bamsoet Juga Bakal Sosialisasikan 4 Pilar MPR Lewat TikTok

"Peralatan ini bukan peralatan murah karena harganya berkisar 60 jutaan per unit, tapi memang sangat dibutuhkan masyarakat berdampak Covid-19," katanya.

"Mereka (rumah sakit) yang akan menerima alat ini amat bahagia menerimanya dan ini adalah kegiatan yang didasari atas niat tulus. diharapkan kegiatan ini terus berjalan dalam upaya meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Dave menuturkan beberapa rumah sakit dan instansi yang akan menerima bantuan hibah alat oxygen concentrator HFNO ini yakni, RSUD Cibinong, RSUD Gunung Jati Cirebon, RS Tentara Ciremai Cirebon, PPAU Ketum Djoko Suyanto Jakarta, RSCM Jakarta, RS Jantung Harapan Kita Jakarta, RS Rujukan Paru Nasional Persahabatan, dan RS Polri Jakarta.

Dave juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan atau pihak swasta yang selama ini membantu pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

Baca Juga: Data Terpadu Kemensos Masih Banyak Error, Ace Hasan: Penyelewengan Bansos Masih Terbuka

"Harapan saya pihak swasta yang lain bisa bersama dengan pemerintah ikut memberikan sumbangan untuk membantu meringankan beban negara saat ini," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Dharma Bakti Medika Sejati, Ari Wibowo memberikan hibah 12 unit oxygen concentrator HFNO karena semangat nasionalisme untuk membantu masyarakat yang terkena Covid-19.

"Saya termotivasi oleh Pak Agung Laksono untuk menghibahkan alat Oxygen Concentrator HFNO ini untuk membantu penanganan Covid-19 di Indonesia," katanya.

Baca Juga: Musda Golkar Rohil, Ketua Golkar Riau Syamsuar: Golkar Tetap di Hati Masyarakat

Ari menuturkan dari awal Covid-19 dirinya sudah menghibahkan alat-alat negatif pressure untuk isolasi pasien Covid-19 ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Langkah ini sikap nasionalisme saya sebagai warga negara republik Indonesia dan alat bantu napas ini ternyata sangat dibutuhkan bagi orang yang mengalami kesulitan bernafas," jelasnya. {mediaindonesia}

fokus berita : #Agung Laksono #Dave Laksono