04 Agustus 2021

Edi Rusyandi: Tidak Benar Diusir! Kantor Golkar KBB Pindah Ke Tempat Strategis dan Representatif

Berita Golkar - Pemberitaan tentang terusirnya pengurus DPD II Partai Golkar Bandung Barat dari kantor mereka, sama sekali tidak benar. Fakta yang sebenarnya terjadi adalah, pengurus memilih untuk pindah ke kantor baru ke Komplek Kota Bali Residencce, di Jalan Raya Padalarang, Bandung Barat.

Lokasi ini dipilih lantaran sangat strategis. Apalagi jika dibandingkan dengan kantor DPD yang lama di Jalan Gedong 5, Padalarang, Bandung Barat.

"Selain lebih strategis, juga lebih representative sebagai kantor dari Partai Golkar di Kabupaten Bandung Barat,” kata Edi Rusyandi, Sekretaris DPD II Golkar Kabupaten Bandung Barat, kepada media, Rabu 4 Agustus 2021.

Baca Juga: Bamsoet Desak Kemenkeu Segera Cairkan Insentif Para Tenaga Kesehatan COVID-19

Kebetulan pula, kantor lama sudah habis masa kontraknya, sehingga mereka tidak berniat memperpanjang sewa di kantor tersebut. Sementara barang-barang lama yang tidak terpakai masih ditaruh di luar kantor.

“Jadi yang menyebutkan kami sebagai pengurus terusir dari tempat itu sama sekali tidak benar. Tidak ada pengusiran dan kami hanya pindahan ke tempat baru. Sangat disayangkan, mengapa dalam pemberitaan itu tidak ada klarifikasi ke kami sebagai pengurus,” kata Edi.

Berita tentang pengusiran yang tidak benar itu muncul setelah kader Partai Golkar KBB, Ranran Raharja menjawab pertanyaan sejumlah media. Hanya saja, media tidak mengkonfirmasi kepada pengurus DPD II Golkar yang sah seperti Edy atau pun Hj. Cucu Sugiati, sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kab. Bandung Barat.

Baca Juga: Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Batang Bagikan 1.500 Paket Sembako Untuk Warga Terdampak PPKM

“Kita pindah karena lokasi baru lebih strategis, dan representative, sehingga bisa memudahkan kami dalam mengatur roda organisasi partai, secara optimal. Bukan karena hal-hal lain apalagi sampai disebutkan tidak bisa bayar. Itu tidak benar sama sekali,” tambah Edi.

Edi memaklumi jika ada beberapa orang yang mungkin meniupkan isu-isu tak sedap terkait kepindahan mereka ke kantor baru. Ia juga menyatakan sudah ada musyawarah dengan anggota DPRD Bandung Barat dari Partai Golkar tentang hal ini.

Edy juga mengakui saat ini kepengurusan DPD II KBB masih transisi, karena KBB sekarang dipimpin oleh pelaksana tugas ketua dari DPD I Jabar. Ini terjadi setelah Musyawarah Daerah DPD II Golkar KKB, yang digelar Agustus tahun 2020, dipersoalkan sejumlah pihak.

Baca Juga: Jika Hak Royalti Tak Dipersulit, Bamsoet Yakin Tak Ada Musisi Hidup Susah Di Hari Tua

Pelaksanaan musda tersebut telah menimbulkan kekecewaan para pengusus dan dipandang ada cacat konstitusi oleh sebagian kader Golkar di KBB.

Akhirnya, keputusan Musda tersebut digugat ke Mahkamah Partai Golkar. Kemudian Mahkamah Partai Golkar memutuskan agar Musda digelar kembali. Hanya saja dalam kondisi pandemi COVID-19 seperti saat ini, sulit untuk menggelarnya.

“Rencananya setelah PPKM ini nanti selesai dan pandemi tuntas, kami akan segera menggelar Musda ulang,” kata Edi. {pikiran-rakyat}

fokus berita : #Edi Rusyandi