06 Agustus 2021

Kisruh Internal Golkar Bolmong Berlanjut, Ali Imran Aduka dan Glenn Oroh Saling Klaim Kepengurusan

Berita Golkar - Kisruh internal partai Golkar kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus berlanjut. Polemik ini terjadi dikarenakan pengurus yang ditunjuk oleh DPD I Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) PLT Ketua Rubby Rumpesak dan PLT Sekretaris Glenn Oroh, bersikeras kepengurusan yang sah sesuai dengan aturan partai.

Sedangkan rapat yang diperluas hasil musyawarah dengan PK sekecamatan di Bolmong, menunjuk Ketua PLH Ali Imran Aduka, sebagai pimpinan pengurus DPD II Partai Golkar Bolmong juga bersikeras berdasarkan aturan partai. Keduanya membenarkan kepengurusan yang sah sesuai dengan aturan main partai Golkar

Ali Imran Aduka PLH Ketua DPD II Partai Golkar Bolmong saat dihubungi media ini mengatakan, pernyataan Glenn Oroh di media ini sebelumnya sangat tendensius, ini menandakan bahwa dia tidak paham aturan organisasi partai Golkar.

Baca Juga: Bamsoet: Perpanjangan PPKM Bikin Kondisi Perekonomian Pelaku Usaha Makin Mengkhawatirkan

Dengan tidak pahamnya Glenn terhadap aturan partai, Ali harap maklum karena Glenn setahunya pernah Calon Legislatif (Caleg) tahun 2019 di partai lain bukan dari partai Golkar. Ia menduga, Glenn Caleg yang gagal raih kursi dipartai lain dan masuk untuk merusak partai Golkar.

Ali mengungkapkan, untuk kepengurusan DPD II Partai Golkar Bolmong, belum ada pemberitahuan secara organisasi bahwa Glenn sebagai PLT Sekretaris partai Golkar Bolmong. “Jika Glenn bisa menunjukkan SK-nya kepada kami pengurus DPD II Bolmong, karena sampai saat ini kami belum terima SK tersebut,” katanya.

Bahkan kata Ali, sampai dengan saat ini Sekretaris Partai Golkar Bolmong yang memiliki SK yang sah adalah Fadli Simbuang. Dan belum menerima SK penonaktifan dari DPD I Partai Golkar Provinsi Sulut. “Jadi yang berhalusinasi sebenarnya Glenn! Ya saya anggap Glenn sakit-sakit Sekretaris,” canda Ali.

Baca Juga: Uskup Agung Kota Medan: Golkar Dewasa Dalam Berpolitik, Akan Jadi Partai Nomor Satu

Terkait jabatan PLH Ketua DPD II Golkar Bolmong yang melekat. Ali juga menjelaskan dipercayakan oleh Pengurus Kecamatan (PK) dan pengurus DPD II Partai Golkar Bolmong sebagai pelaksana harian atau PLH lewat pleno diperluas yang digelar oleh DPD II Partai Golkar Bolmong.

“Jadi jabatan PLH Ketua DPD II Partai Golkar Bolmong bukan keinginan saya tapi keputusan rapat pleno yang digelar di Ibu Kota Bolmong Lolak lalu,” ungkapnya.

Alasan penunjukkan PLH ini kepada dirinya kata Ali dikarenakan DPD II Partai Golkar Bolmong telah melayangkan surat permintaan kepada DPD I Partai Golkar Sulut untuk meninjau kembali jabatan PLT ketua Ruby Rumpesak, ini bisa dibuktikan dengan tanda terima surat pada tanggal 31 juli 2021 dan yang diterima oleh Imelda S Paruntu, bagian administrasi DPD I PG Sulut.

Baca Juga: Pengrajin Di Ciamis Nilai Agun Gunandjar Sosok Guru dan Tokoh Peduli UMKM Wayang Golek

“Jadi dalam aturan organisasi partai golkar, jika Ketua berhalangan bisa digantikan dengan Wakil Ketua sebagai PLH untuk mengisi agar tidak terjadi kefakuman dalam menjalankan roda organisasi sehari-hari sampai PLT ketua yang baru ditunjuk oleh DPD I PG Sulut. Itu juga kalau Glenn paham organisasi partai golkar,” sindir kembali Ali.

Ia pun membenarkan, bahwa dirinya saat ini masih pada posisi jabatan Wakil Ketua DPD II Partai Golkar bolmong, untuk jabatan yang melekat atas penunjukkan dari PK dan pengurus DPD II Partai Golkar. “Jadi tidak harus SK dari DPD I Partai Golkar Sulut. Itu saja Glenn sudah jelas tidak paham organisasi partai,” ungkap Ali.

Terkait dengan pernyataan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut James A Kojongian ST MM atau JAK, Ali menegaskan belum menanggapi lebih jauh.

Baca Juga: Sebut Biaya Pengecatan Pesawat Kepresidenan Masih Rasional, Bobby Rizaldi: Tak Perlu Dibaperin!

“Saat ini masih menunggu keputusan apa yang dilakukan oleh DPD I Partai Golkar Sulut kepada saya. Namun jika keputusan yang diambil mendiskreditkan saya, tentu saya akan lawan, tapi jika benar langkah yang diambil dari DPD I saya sebagai kader akan terima dengan baik,” ucap Ali.

Saat dihubungi media ini kepada PLT Sekretaris DPD II Partai Golkar Bolmong Glenn Oroh menekankan DPD I Partai Golkar Sulut sudah mengakui kepengurusan DPD II Bolmong adalah PLT Ketua Rubby dan Sekretaris saya sendiri Glenn Oroh.

“Jadi sekali lagi secara organisasi partai Golkar untuk jabatan PLH dan PLT dianggap sah secara hukum apabila dikeluarkan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Sulut,” tegasnya

Baca juga: Cek Endra Targetkan Tantowi Raih 10 Kursi DPRD Sarolangun di Pileg 2024

Sembari menambahkan, untuk SK yang ditanda tangani dirinya bersama PLT ketua DPD II Golkar Bolmong telah dimasukan ke DPRD sebagai legalitas pembacaan surat dari partai Golkar.

“Iya ada komposisi jabatan fraksi di DPRD Bolmong, kami yang tandatangani dan sudah dibacakan lewat paripurna DPRD Bolmong secara resmi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling,” tandas Glenn.

Sebelumnya, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut James A Kojongian ST MM atau JAK, mengatakan menerangkan untuk PLT sesuai SK DPD I Partai Golkar Sulut yang diputuskan lewat rapat organisasi dan pleno untuk PLT DPD II Kabupaten Bolmong adalah Ketua Rubby Rumpesak dan Glenn Oroh sebagai Sekertaris partai Golkar Bolmong.

“Kami menunggu laporan DPD II Bolmong mengenai pelanggaran Organisasi, baru akan di proses,” pungkasnya. {mongondow}

fokus berita : #Ali Imran Aduka #Glenn Oroh