11 Agustus 2021

Mahyudin Minta Pelaku UMKM Di Kaltim Diberi Kelonggaran Berusaha Selama PPKM

Berita Golkar - Sudah satu bulan lebih PPKM level 1 sampai 4 dilakukan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur.

Dampak PPKM tersebut sangat terasa di sektor ekonomi. Pertumbuhan Ekonomi Nasional berdasarkan data Badan Pusat Statistik 5 Agustus 2021, Produk Domestik Bruto (PDB) Ekonomi Indonesia Triwulan 2-2021 tumbuh 7,07 persen (y-on-y).

Secara akumulatif 3,31 persen (q-to-q) dan bidang yang paling tinggi angka pertumbuhannya di bidang Perdagangan dengan angka 9,44 persen.

Baca Juga: Blusukan Ke Sidrap, Muhammad Fauzi Serap Aspirasi Dari Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat

Sementara Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur, tanggal 5 Agustus 2021 tercatat bahwa Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara y-on-y naik 5,76% dibanding dengan tahun lalu di minus 1,38 persen.

Berdasarkan hal tersebut wakil Ketua DPD RI Mahyudin, Rabu (11/8/2021) merespon hal tersebut. Mahyudin, mengingatkan kondisi ekonomi di tengah dampak Covid-19 menjadi satu kasus yang masih krusial.

Menurutnya, hal tersebut dikarenakan masyarakat ekonomi rendah semakin tercekik pada kondisi saat ini. Ia pun menyarankan kepada pemerintah baik pusat dan provinsi serta stakeholder yang terkait untuk memperhatikan beberapa hal.

Baca Juga: Tinggalkan Golkar, Walikota Jambi Syarif Fasha Hengkang Ke Partai Nasdem

Salah satu adalah meminta agar angka kematian bisa ditekan. Salah satunya dengan memastikan prasarana kesehatan yang memadai dari daerah-daerah.

"Sehingga semua lapisan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan baik masyarakat di kota, pedesaan bahkan masyarakat perbatasan," ucap Mahyudin.

Terakhir ia meminta pemerintah memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha untuk membuka usaha selama PPKM. Sebab selama PPKM pemerintah membatasi pelaku usaha sehingga menurunkan pendapatan bahkan gulung tikar.

"Memastikan dana bantuan sosial (bansos) layak dan tepat sasaran untuk masyarakat yang terkena dampak,sehingga bisa mengurangi beban masyarakat yang sangat menjerit dengan kondisi ini," pungkasnya. {kaltim.tribunnews}

fokus berita : #Mahyudin