13 Agustus 2021

Elektabilitas Airlangga Melempem, Ace Hasan: Kami Baru Mulai Sosialisasikan Ketua Umum Kami

Berita Golkar - Partai Golkar memberikan pembelaan terhadap elektabilitas Airlangga Hartarto yang hanya memperoleh 1 persen pada survei Charta Politika Indonesia. Elektabilitas yang rendah diklaim bukan karena tidak ada efektivitas sosialisasi melalui baliho.

"Jadi jangan diartikan bahwa efek baliho dan billboard tidak ada terhadap elektabilitas Airlangga," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Jumat, 13 Agustus 2021.

Wakil Ketua Komisi VIII itu menyebut waktu pelaksanaan survei dan upaya sosialisasi kurang tepat. Charta Politika melakukan jajak pendapat pada awal Juli 2021. "Pada saat kami Partai Golkar baru mulai menyosialisasikan figur Ketua Umum kami," kata dia.

Baca Juga: Jelang HUT Ke-76 RI, AMPG Manggarai Barat Kibarkan Merah Putih Di Puncak Golo Waemata

Dia meyakini hasil bakal berbeda jika survei dilakukan beberapa bulan setelah sosialisasi. Elektabilitas eks Menteri Perindustrian itu bakal meningkat tajam dalam beberapa bulan ke depan.

"Apalagi seiring dengan perbaikan ekonomi dan kinerja penanganan varian Delta yang mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan," kata dia.

Selain itu, dia menilai popularitas dan elektabilitas Airlangga menunjukkan peningkatan. Airlangga bahkan disebut mampu menembus 10 tokoh yang diperhitungkan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. "Ini kabar baik karena sebelumnya elektabilitas Ketum kami di bawah itu," ujar dia.

Baca Juga: Bamsoet: Membenahi Indonesia Dimulai Dari Membenahi Partai Politik Sebagai Hulu Demokrasi

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menyebut elektabilitas sejumlah tokoh politik masih rendah. Padahal, mereka tengah gencar-gencarnya memasang baliho di sejumlah daerah di Indonesia.

"Banyak billboard-nya dan balihonya dan bisa dikatakan tokoh utama partai dan pemilik partai ternyata ketika diuji di 10 nama berada di peringkat terbawah," kata Yunarto melalui konferensi pers virtual, Kamis, 12 Agustus 2021.

Survei yang dilakukan pada 12-20 Juli 2021 itu melibatkan 1.200 responden di seluruh wilayah Indonesia. Pemilihan responden menggunakan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan survei tersebut sebesar 95 persen. Sedangkan margin of error sekitar 2,83 persen.

Baca Juga: Ingin Punya Capres Sendiri Di 2024, Kader Golkar Sragen Rela Urunan Demi Pasang Baliho Airlangga

Berikut elektabilitas 10 nama yang tokoh potensial menjadi Capres 2024, yaitu:

1. Ganjar Pranowo: 20,6 persen
2. Anies Baswedan: 17,8 persen
3.Prabowo Subianto: 17,7 persen
4. Sandiaga Salahudin Uno: 7,7 persen
5. Ridwan Kamil: 7,2 persen
6. Agus Harimurti Yudhoyono: 4,2 persen
7. Tri Rismaharini: 3,6 persen
8. Erick Thohir: 1,8 persen
9. Puan Maharani: 1,4 persen
10. Airlangga Hartarto: 1 persen. {medcom}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily #Airlangga Hartarto