14 Agustus 2021

Taufan Pawe Diminta Tuntaskan Musda Golkar di 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel Dalam 2 Minggu

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar meminta DPD I Golkar Sulsel segera merampungkan musyawarah daerah atau Musda di 24 kabupaten kota. Sejauh ini, baru 16 Golkar kabupaten kota yang telah menggelar musda. Artinya masih ada 8 kabupaten kota belum.

Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung meminta musda Golkar kabupaten kota diselesaikan dalam kurun waktu dua minggu ke depan.

"Kalau bisa selesaikan paling lama dua minggu, kalau tidak ini orang banyak ribut," kata Doli kepada wartawan di Hotel Lamacca Jl AP Pettarani Kota Makassar, Kamis (12/8/2021) kemarin.

Baca Juga: Kiprah Saniatul Lativa Jadi Anggota DPR RI, Ingin Buktikan Kualitas Perempuan Jambi Mampu Bersaing

Doli mengatakan pengurus DPD I provinsi lain sudah banyak yang telah merampungkan konsolidasi kabupaten kota. Ia berharap Golkar Sulsel juga segera merampungkan pembentukan pengurus kabupaten kota.

"Konsolidasi organisasi itu salah satu ukuran kita dalam mempercepat atau mengakselerasi kita dalam peningkatan elektabillitas partai kita. Di daerah lain sudah jalan, nah ini di Sulsel saya berharap dalam waktu dekat, saya titip jangan lama-lama, kalau bisa dua minggu sudah selesai," kata Doli.

Doli juga menekankan Musda harus jadi momentum merangkul seluruh kader dan faksi-faksi. Ia berharap tidak ada kader yang terbelah atau terbuang. Ia mengingatkan untuk jadi pemenang pemilu, maka Golkar harus solid merangkul seluruh kader.

Baca Juga: Dedi Mulyadi: Warga Miskin Sudah Susah Hidupnya, Jangan Ditambah Susah Dengan Bansos Yang Buruk

"Jangan ada potensi dibuang, tolong konsolidasi, jangan buat sekat-sekat, jangan ada kader terbuang, karena satu kader itu mahal, apalagi banyak," katanya.

"Semua harus dirangkul. Kalau kita mau menang Golkar harus solid. Solid saja kita belum tentu menang apalagi jika tidak solid," lanjutnya.

Taufan Pawe sudah setahun memimpin Partai Golkar Sulawesi Selatan. Selama 12 bulan memimpin, Taufan Pawe baru menggelar musda di 16 kabupaten kota.

Taufan Pawe beralasan mengundur kelanjutan Musyawarah Daerah Partai Golkar di sejumlah kabupaten kota karena ingin patuh dan menghargai keputusan pemerintah soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca Juga: Survei Charta Politika: Digeser PKB dan PKS, Golkar Di Posisi Kelima Dengan 6,6 Persen

Apalagi kata TP, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertugas sebagai pengendali penanganan pandemi Covid-19 dan penanganan ekonomi. Airlangga Hartarto bertugas sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

"Melihat pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM, maka kita atur kembali jadwal musda Golkar kabupaten kota yang belum. Jadi kita kasih redah-redah dulu Covid-19," kata Taufan Pawe saat dihubungi Tribun Timur, Kamis (5/8/2021).

Kedua, Taufan Pawe beralasan ingin mencari figur calon ketua Golkar daerah yang betul-betul berkualitas. Taufan Pawe menggunakan istilah tidak ingin membeli kucing dalam karung.

Menurutnya ia ingin mencari figur tepat yang bisa mempertahankan dominasi Partai Golkar di pemilu legislatif Sulsel 2024.

Baca Juga: Meutya Hafid Dukung Keputusan KSAD Hapus Tes Keperawanan Untuk Seleksi KOWAD

"Kita pakai pendekatan kualitas untuk bangun Golkar baru. Jadi pendekatan hasil, kualitas yang diharapkan ada kemampuan DPD I dengan DPD II betul-betul yang ditemukan kader yang bisa besarkan partai Golkar," katanya.

Taufan Pawe melanjutkan, setelah gelaran musda 24 kabupaten kota, maka ia akan menentukan sikapnya apakah maju Pilgub 2024 atau tidak.

"Saya akan bersikap (maju Pilgub Sulsel) setelah 24 DPD II selesai musda dan telah terbentuk kepengurusannya. Yang jelas saya persiapkan dulu infrastruktur partai sebagai bentuk wujud hadirnya Golkar baru untuk Sulsel, kader golkar diposisikan sebagai subjek, Golkar baru akan hadir dengan tanpa bayar-bayaran," jelasnya.

Baca Juga: Politikus PSI DPRD DKI Marahi Polisi Soal Ganjil Genap, Andi Sinulingga: Baru Berkuasa Seujung Jari Sudah Bergaya

Sejauh ini dari 24 kabupaten kota Golkar, baru 16 daerah sudah menggelar Musda. Artinya masih ada 8 daerah belum memiliki ketua definitif. Hal senada disampaikan Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulsel Marzuki Wadeng.

Ia mengatakan sejumlah DPD II sudah mengajukan jadwal, namun DPD I belum bisa menyetujui karena pertimbangan pandemi Covid-19.

"Jadi bukan diundur, tapi memang belum ada jadwal ditetapkan. Yang berjalan adalah tahapan pelaksanan musda, pendaftaran musda, verifikasi, melapor ke DPD I kapan ditetapkan. Kemudian diundang fit and proper test," katanya saat dihubungi Tribun images.

Baca Juga: Awalnya Sporadis Dan Spontanitas Kader Golkar, Ahmad Doli Kurnia: Kini Sudah Diatur Partai

"Setelah itu ditetapkan jadwal. Kita yang revisi supaya betul-betul jalan seusai tahapan dan tidak ada calon merasa disegerakan," tuturnya. "Sebenarnya Lutra, Palopo sudah harus diselesaikanan setelah Bulukumba, tapi kita tunda dulu karena sangat mengerihkan ini kasus Covid-19," katanya.

Berikut nama-nama 16 ketua DPD II terpilih

1. Bupati Selayar Muh Basli Ali terpilih secara aklamasi di Musda Golkar Selayar.

2. Kedua, Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang terpilih aklamasi di Golkar Toraja Utara.

3. CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin aklamasi pimpin Golkar Makassar.

4. Mantan Calon Bupati Pangkep Andi Ilham Zainuddin aklamasi nakhodai Golkar Pangkep.

5. Kemudian dr Baso Rahmanuddin terpilih memimpin Golkar Wajo.

Baca Juga: Wanti-Wanti Gelombang PHK Dampak PPKM, Ade Puspitasari Minta Pemprov Jabar Siapkan Solusi Ini

6. Wakil Bupati Maros Suhartina Bohari memimpin Golkar Maros.

7. Kontestan Pilkada 2018 Usman Marham aklamasi memimpin Partai Golkar Pinrang.

8. Zulkifli Zain terpilih memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Sidrap.

9. Patahudding terpilih memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu.

10. Andi Kaswadi Razak memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng.

11. Iksan Iskandar memimpin Partai Golkar Jeneponto.

12. Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi terpilih aklamasi pimpin Golkar Bone.

13. Golkar Gowa Ambas Syam terpilih secara aklamasi

14. Golkar Bantaeng Muhammad Meyrza Farid Arman terpilih aklamasi

15. Golkar Sinjai Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong

16. Golkar Takalar Zulkarnaen Arief. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Ahmad Doli Kurnia #Taufan Pawe