15 Agustus 2021

Ini Kesamaan Pancasila dan Piagam Madinah di Mata Airlangga Hartarto

Berita Golkar - Tak terasa sebentar lagi Indonesia akan merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-76. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan kemerdekaan patut disyukuri mengingat pahlawan, tokoh bangsa, beserta kiai dan ulama telah berjuang mengorbankan jiwa raga untuk merebutnya dari tangan penjajah.

Untuk itu, masyarakat harus berupaya untuk terus menjaga dan membangun Indonesia agar berkembang dan sejajar dengan negara maju lainnya.

"Indonesia merayakan ulang tahun yang ke-76 ini, patut kita bersyukur karena nikmat kemerdekaan. Kemerdekaan yang telah direbut dengan jerih payah, dengan darah, (dan) air mata para pahlawan bangsa termasuk para kiai dan ulama, para santri yang telah mengorbankan jiwa raganya harus kita pertahankan. Kita harus membangun warisan pahlawan bangsa menjadi negara yang sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia," ujar Airlangga di acara 'Indonesia Bersholawat', Sabtu (14/8/2021).

Baca Juga: Taufan Pawe Diminta Tuntaskan Musda Golkar di 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel Dalam 2 Minggu

Mustasyar Aam Majelis Ahlul Hidayah (AH) ini menjelaskan momen Hari Kemerdekaan Tahun 2021 jatuh tak jauh dari Perayaan Tahun Baru Islam 1443 Hijriah.

Menurutnya, Tahun baru Hijriah berkaitan erat dengan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Yatsrib (Madinah) yang ditandai dengan adanya Piagam Madinah. Airlangga menyebut terdapat persamaan antara Piagam Madinah dan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

"Piagam Madinah seperti yang saya jelaskan sesungguhnya memiliki kesamaan dengan Pancasila sebagai kesepakatan luhur bangsa kita. Pancasila di dalamnya mengandung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang harus kita jadikan sebagai ruh dan spirit bagi jalannya kehidupan berbangsa dan bernegara," tandasnya.

Baca Juga: Selalu Bekerja Untuk Rakyat, Melki Laka Lena: Bagi Golkar Tiap Hari Adalah Kampanye

Ia menilai keduanya sama-sama menjadi perekat hubungan di masyarakat. Selain itu, baik Piagam Madinah maupun Pancasila juga kental dengan nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan. Untuk itu, Airlangga mendorong masyarakat untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling toleransi demi kemajuan Indonesia di masa depan.

"Pancasila menjadi perekat tenun kebangsaan kita. Nilai-nilai gotong royong, kekeluargaan, kerja sama dan kesetiakawanan sosial perlu kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari. Saya percaya bahwa masyarakat Indonesia di bawah bimbingan para habaib, para ulama, dan kiai memiliki sikap dan budaya saling toleransi, gotong royong saling, bekerja sama dan nilai-nilai luhur lainnya sebagai modal sosial bagi kemajuan bangsa," tuturnya.

Apalagi di masa pandemi COVID-19, lanjut dia, yang menuntut kerja sama dan saling tolong menolong. Dengan begitu diharapkan Indonesia bisa segera bangkit dan merdeka dari Corona.

Baca Juga: Survei IPO: Elektabilitas Golkar Di Posisi Ke-2 Dengan 13,8 Persen

"Pandemi masih kita alami bersama. Tentu tidak menyurutkan kita untuk bangkit dan tetap optimis. Kita terus berikhtiar bekerja keras menghadapi cobaan ini. Insyaallah kita dapat menghadapinya dan saya berkeyakinan kita dapat melalui ujian ini. Asal kita memiliki tekad yang kuat, disertai dengan kerja keras," pungkasnya. {detik}

fokus berita : #Airlangga Hartarto