21 Agustus 2021

Tunggak Tagihan, PLN Putus Aliran Listrik Gedung Kantor Golkar Kabupaten Gorontalo

Berita Golkar - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Limboto memutus aliran listrik Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gorontalo yang ada di Kelurahan Hunggaluwa. Pemadaman dan penyegelan itu dilakukan PLN lantaran gedung tersebut menunggak tagihan pada Juli 2021.

Adapun tagihan yang belum dibayarkan Gedung DPD Golkar Kabupaten Gorontalo itu sejumlah Rp1.616.495, dengan rincian biaya tagihan Rp1.541.495, dan biaya keterlambatan (BK) Rp75.000.

Supervisor Pelayanan Pelanggan dan Administrasi PLN Limboto, Dewi Yull, saat dikonfirmasi membenarkan telah melakukan pemutusan listrik sementara di gedung tersebut.

Baca Juga: Fraksi Golkar Tegas Menolak, Judistira Hermawan: Interpelasi Usulan PDIP Dan PSI Prematur

“Benar, kami lakukan pemutusan jaringan listrik (Gedung DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo,” ujar Dewi, melalui sambungan telepon, Sabtu (21/8/2021) malam tadi.

Ia menjelaskan, pelanggan yang belum melunasi tagihan sampai dengan 20 pada bulan berjalan memang dilakukan pemutusan sementara dan segel MCB. Namun, menurutnya, PLN akan melakukan penyambungan kembali jika pelunasan tunggakan telah dilakukan oleh pihak terkait.

“Jadi begitu pak, kalau sudah dilunasi akan disambung kembali oleh petugas kami. Mereka standby 1 kali 24 jam,” ujar Dewi.

Baca Juga: Christina Aryani Ingatkan Fokus Utama Kemenlu Evakuasi WNI Dari Afghanistan

Sementara, anggota DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa, mengaku belum tahu soal pemutusan aliran listrik di gedung milik partai berlambang Pohon Beringin tersebut. “Saya belum tahu. Info dari mana? Jika memang ini benar, mungkin staf sekreatriat kami lupa bayar,” terang Iskandar.

Menurut dia, kelalaian pembayaran semestinya tidak terjadi. Apalagi, penerangan halaman Gedung DPD Golkar sering kali menjadi alternatif warga untuk beristirahat.

“Ya, harusnya jangan sampai terlambat pembayarannya. Saya sangat sesalkan mengapa ini bisa terjadi. Akan saya cek dulu. Kalau itu benar dan belum dibayar akan saya lunasi. Sebab, saya punya tanggung jawab terhadap partai,” tutup Iskandar. {kronologi}

fokus berita : #Iskandar Mangopa