24 Agustus 2021

Marak Kritik Muncul Lewat Mural, Saiful Milah: Suara Rakyat Tersumbat

Berita Golkar - Anggota DPRD Kota Tangerang Drs.H.Saiful Milah sebut suara rakyat tersumbat, oleh karenanya saat ini banyak kritikan kepada pemerintah melalui mural, namun sayang dihapus aparat, salah satunya mural di Flyover Cibodas, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (23/8/21).

Mural bertuliskan ‘Dipenjara Karena Lapar’ itu telah dihapus aparat pada Jumat 20 Agustus 2021 malam. Anggota DPRD Kota Tangerang Drs.H.Saiful Millah dari Partai Golkar Dapil Periuk turut berkomentar terkait bermunculan mural tersebut.

Menurutnya, mural-mural kritik yang belakang ini bermunculan di tembok-tembok Kota Tangerang merupakan suara rakyat, kritik-kritik masyarakat lewat ruang mural ini marak lantaran suara rakyat tersumbat. “Itu suara rakyat, yang mungkin jalan lain tersumbat,” ujarnya.

Baca Juga: Golkar Jatim Gelar Vaksinasi Untuk 1.000 Warga Gresik, Sarmuji Apresiasi Kinerja Bupati

Saiful menanggapi terkait mural bertuliskan ‘Dipenjara Karena Lapar’ bahwa arti pesan ini harus ditanggapi pemerintah dengan solusi. “Kalau dipenjara pemerintah, ini menjadi pelanggaran bahwa jaminan sosialnya mesti diseriuskan,” katanya.

Saiful menuturkan, mural dengan bunyi kritik ini masih terbilang normatif. “Selama ini mural masih normatif. Kritikan untuk pemerintah, bahwa PPKM diterapkan dipertimbangkan juga dengan baik kebutuhan masyarakatnya,” jelasnya.

Lantaran mewakili suara rakyat, dia menyebut, aparat diharapkan tidak menghapus mural-mural tersebut. “Pemerintah tidak boleh hapus. Sekali lagi, ketika memang tidak ada pelanggaran dalam bentuk menghina lambang negara, menyangkut unsur negara, tidak boleh dicari (pemuralnya),” katanya. {metrobanten}

fokus berita : #Saiful Milah