25 Agustus 2021

Hengkang Dari Golkar, Wayan Muntra Kini Jadi Sekretaris Gerindra Bali

Berita Golkar - Ada yang menarik dalam penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan Gerindra Bali yang baru, Rabu 25 Agustus 2021. Nama Wayan Muntra tetiba masuk dalam kepengurusan jajaran Gerindra Bali mendampingi Made Muliawan Arya alias De Gadjah yang didapuk Prabowo Subianto sebagai Ketua DPD Gerindra Bali.

Pasalnya, Muntra sendiri sebelumnya merupakan salah seorang pentolan Golkar Bali. Kepada awak media, Muntra mengaku ingin menggunakan hak politiknya sebagai warga negara.

Selain itu, ia memilh Gerindra sesuai pilihan hati nuraninya untuk melanjutkan perjuangannya di masyarakat. “Begini jadi sebetulnya kalau kita berbicata hak politik yaitu pilihan partai politik itu kan hak setiap masyarakat, hak setiap warga negara.

Baca Juga: Demi Capai Target APBN, Misbakhun Tekankan Pentingnya Reformasi Sistem Kesehatan

Oleh karena itu saya sudah menjadi kader Gerindra, maka tugas dan kewajiban saya sebagai kader ya saya maksimalkan di Gerindra ini,” kata dia usai penyerahan SK.

Seperti diketahui, Muntra sempat duduk sebagai Ketua DPD Golkar Badung periode 2015-2020. Namun, di saat pelaksanaan Pemilu 2019 ia dilengserkan dari jabatannya oleh PLT. Ketua DPD Golkar Bali saat itu, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer.

Kemudian, pada 2020 ia sempat akan dicalonkan Golkar untuk maju sebagai Calon Wakil Bupati di Pilkada Badung 2020.

Baca Juga: Nilai Penurunan Level PPKM Langkah Tepat, Sarmuji: Dorong Geliat Ekonomi Masyarakat

Namun, pada akhirnya ia dijegal saat perebutan rekomendasi. Golkar saat itu akhirnya memutuskan untuk mendukung calon tunggal petahana, Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa (GIRIASA).

Lalu, Muntra dilarang untuk maju pada Musda Badung dan terakhir, ia diganti sebagai Ketua Badan Hukum dan HAM (Bakumham) Partai Golkar Bali.

“Diantara sekian partai awalnya mendekati saya, saya pikir Gerindra yang bisa memberikan kenyamanan selaku kader Gerindra, banyak, semua partai mendekati saya itu,” paparnya.

Bahkan, Muntra mengaku dirinya akan berkomitmen untuk membesarkan Gerindra di Bali. Salah satunya dengan maju ke senayan di Pileg 2024 nanti dan maju di Pilkada Badung mendatang sebagai calon bupati.

Baca Juga: Cegah Terorisme dan Radikalisme, Siadi Dukung Pendirian KKTN Di Malang

“Target 2024 saya terus terang kita terjun ke politik pasti ada, yang jelas untuk Pilkada Badung saya maju dan kemungkinan untuk legislatif saya akan maju ke DPR RI,” tegasnya.

“Badung satu dong, ngapain ngincar Badung dua, siap tarung, saya setiap Pilkada selalu siap tarung gak pernah gak siap,” imbuhnya.

Selain itu, menariknya dalam nama-nama di kepengurusan tersebut terdapat mantan kader Golkar yang mengikuti jejak Muntra bergabung ke Gerindra. Yakni I Made Mastra Arjawa duduk di Wakil Ketua DPD Gerindra Bali, I Gusti Ngurah Agung Bhuminatta di Wakil Ketua, AA Nanik Suryani di Wakil Ketua.

Kemudian, Kusnandar duduk di Wakil Sekretaris DPD Gerindra Bali, Putu Angga Pratama Sukma di Wakil Sekretaris, Putri Au Landri Setianingsih di Wakil Sekretaris, dan H. Cuk Taruna Hendrajaya di Wakil Bendahara.

Baca Juga: Rudy Mas’ud Targetkan Golkar Kaltim Rekrut 700 Ribu Kader Baru

Terkait hal tersebut, Muntra mengaku mereka masuk atas dasar kesadaran dan hati nurani masing-masing. “Bukan kita bukan membawa gerbong sebenarnya, jadi nggak ada gerbong-gerbongan, sebetulnya saya masuk ke Gerindra panggilan hati nurani. Setelah itu ada teman-teman yang ingin bergabung itu menjadi hak mereka, bukan kita membawa mereka, tidak ada, biar gak salah,” paparnya. {bali.tribunnews}

fokus berita : #Wayan Muntra