27 Agustus 2021

Arinal Djunaidi Tantang Nadiem Soal Pembelajaran Tatap Muka, Bobby Rizaldi: Kami Dukung Gubernur Lampung

Berita Golkar - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menantang Mendikbud Ristek Nadiem Makarim hingga membawa-bawa frasa nenek moyang terkait pembelajaran tatap muka (PTM). Golkar mendukung Arinal.

"Ya tentu kami dukung Gubernur, beliau yang lebih tahu kondisi daerahnya. Ini sebenarnya hanya soal koordinasi saja," kata Ketua DPP Golkar Bobby Adhityo Rizaldi kepada wartawan, Jumat (27/8/2021).

Soal diksi yang 'tantang' yang digunakan Arinal, menurut Bobby, hanya persoalan budaya. Dia meyakini konteks pernyataan Arinal adalah untuk perlindungan warga Lampung.

Baca Juga: Survei Voxpopuli: Elektabilitas Golkar Di Posisi Ke-4 Di Bawah Demokrat Dengan 8,8 Persen

"Kalau konteks menantang ya sinergi data saja menurut saya. Semua pejabat negara pasti berusaha semaksimal mungkin melindungi warganya dari bahaya COVID ini, tidak mungkin mau membahayakan warganya, termasuk Pak Gubernur Arinal dan Pak Nadiem.

Biasalah gaya-gaya orang Sumatera, tidak masalah soal tantang-menantang ini, ekspresi semangat saja, untuk lebih saling berkoordinasi. Mungkin data di Pak Nadiem belum update," ulas Bobby.

Tantangan itu disampaikan Arinal dalam wawancara dengan sejumlah wartawan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Belleza, Bandar Lampung, Selasa, (24/8) lalu. Saat itu Arinal dimintai tanggapan soal aksi Nadiem meminta tolong ke DPR untuk mendorong penerapan PTM di sejumlah daerah.

Baca Juga: Sukses Dongkrak Penjualan, Menperin Agus Gumiwang Minta Menkeu Sri Mulyani Perpanjang Diskon Pajak Mobil Baru

Ada 12 daerah yang dilaporkan Nadiem, yang terbanyak memang dari Lampung. Kabupaten-kabupaten di Lampung yang dilaporkan Nadiem ke DPR ialah Pemkab Lampung Tengah, Pemkab Tanggamus, Pemkab Lampung Utara, Pemkab Waykanan, Pemkab Pesawaran, Pemkab Tulang Bawang, dan Pemkab Mesuji.

Kembali ke wawancara Arinal, Ketua DPD Golkar Lampung itu tampak emosional menanggapi pertanyaan soal aksi Nadiem di DPR. Dalam potongan video wawancara yang viral, Arinal bahkan membawa-bawa frasa nenek moyang.

"Persoalannya, baru dua hari yang lalu kita 14 kabupaten selesai zona merah, nenek moyang dia dari mana bahwa kabupaten itu tidak boleh sekolah, sampaikan salam saya kepada Nadiem, kalau kamu berani, saya tantang dia," kata Arinal dalam potongan video yang beredar.

Baca Juga: Elektabilitas Airlangga Merangkak Naik, Nusron Wahid: Figurnya Njawani-Ngayomi

Potongan video viral itu sama dengan wawancara yang ditayangkan oleh sejumlah stasiun TV berita nasional, seperti Kompas TV dan tvOne.

Penjelasan Pemprov Lampung soal PTM

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Sulpakar, bicara lebih jauh soal penerapan PTM di wilayahnya. Sulpakar mengatakan pihaknya berpegang pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri.

"Terkait pelaksanaan PTM, Provinsi Lampung tetap berpegang pada SKB 4 Menteri," kata Sulpakar seperti dilansir Antara, Kamis (26/8/2021) malam.

Baca Juga: Wakil Walikota Rahmat Masri Bandaso Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Palopo

Sulpakar menyebutkan dalam rangka mempersiapkan PTM, disebutkan di dalam SKB 4 Menteri Tahun 2021 bahwa salah satu yang diisyaratkan adalah mempersiapkan vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan.

Untuk Provinsi Lampung, kata Sulpakar, saat ini baru mencapai 50 persen. Karena itu, dalam waktu dekat, Pemprov Lampung melalui Dinas Kesehatan akan melakukan percepatan vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan.

"Tetapi apabila kabupaten/kota sudah siap, tentunya akan kita dorong untuk melakukan PTM terbatas dengan catatan, bagi guru-guru yang belum divaksin, diwajibkan untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ/daring)," kata Sulpakar.

Ia mengatakan, bagi orang tua yang belum mengizinkan anaknya untuk PTM terbatas, pihaknya juga menyiapkan porsi untuk melakukan PJJ bagi anak tersebut. {detik}

fokus berita : #Arinal Djunaidi #Bobby Rizaldi