27 Agustus 2021

Cen Sui Lan Perjuangkan Pembangunan Sekolah Lapang Iklim BMKG Di Tanjungpinang

Berita Golkar - Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri, kini sedang memperjuangkan pembangunan sekolah Lapang Iklim BMKG di Provinsi Kepri. Cen Sui Lan sudah mengajukan pembangunan sekolah Lapang Iklim BMKG ini di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Cen Sui Lan kembali mempertanyakan rencana pembangunan sekolah Lapang Iklim BMKG tersebut, pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Kepala BMKG, dan Kepala BNPP (Basarnas), Rabu (25/8/2021) baru-baru ini.

Pada saat RDP tersebut, Cen Sui Lan belum melihat kegiatan anggaran untuk pembangunan sekolah Lapang Iklim BMKG di Kota Tanjungpinang itu. Justru itu, Cen Sui Lan mendorong Kepala BMKG, agar pembangunan sekolah Lapang Iklim BMKG di Tanjungpinang, dilaksanakan pada tahun anggaran 2022 mendatang.

Baca Juga: Salurkan Bansos di 2 Kecamatan di Buton, Bupati La Bakry Tegaskan Pentingnya Vaksinasi

“Saat RDP dengan Kepala BMKG itu, usulan pembangunan sekolah Lapang Iklim BMKG di Kepri, tepatnya di Tanjungpinang itu, belum ada masuk dalam anggaran mereka. Makanya, kita perjuangkan dan minta itu masuk dalam kegiatan anggaran,” kata Cen Sui Lan saat memberikan keterangan resmi kepada suaraserumpun.com, Jumat (27/8/2021).

Selain memperjuangkan pembangunan sekolah Lapang Iklim BMKG di Kepri (Tanjungpinang), Cen Sui Lan juga mendorong pembangunan pos pemantauan hilal dan teropong hilal. “Saya lihat, kegiatan ini belum ada juga masuk. Makanya kita ingatkan lagi kepada Kepala BMKG, agar kegiatan itu ada di tahun 2022 nanti,” tegasnya.

Cen Sui Lan menerangkan, pembangunan pemantauan hilal dan teropong hilal di Kepri ini, sangat penting. Apakah lokasinya di Batam atau di daerah lain. Karena, sarana dan prasarana pemantauan dan teropong hilal ini diperlukan, untuk menentukan hari-hari besar keagamaan. Khususnya di wilayah Provinsi Kepri.

Baca Juga: Survei Voxpopuli: Elektabilitas Golkar Di Posisi Ke-4 Di Bawah Demokrat Dengan 8,8 Persen

Pada kesempatan tersebut, Cen Sui Lan kembali mempertanyakan pembanguan radar di Kabupaten Natuna. Seperti apa progresnya. “Mudah-mudahan bisa sesuai jadwal, dan kami dari Kepri bisa menerima bantuan sarana dan prasarana itu,” jelasnya.

Untuk Kepala Basarnas, lanjut Cen Sui Lan, dirinya sangat bangga. Cen Sui Lan berterima kasih. Karena di Dapil Cen Sui Lan (Kepri) sudah dijadikan tempat pembuatan kapal Basarnas.

Ini otomatis meningkatkan ekonomi masyarakat, dari pekerjaan pembuatan kapal di galangan kapal Kota Batam tersebut. Karena membuka lapangan kerja di Provinsi Kepri sebagai Dapil Cen Sui Lan, khususnya di Kota Batam.

Baca Juga: Sambut Baik Bergabungnya PAN, Ace Hasan: Perkuat Dukungan Pada Pemerintah Atasi Pandemi

Hanya saja, Cen Sui Lan meminta ada kegiatan program padat karya dari Basarnas (BNPP) di wilayah Provinsi Kepri. Apakah di Batam atau Tanjungpinang, atau di daerah lain wilayah Kepri.

“Karena di provinsi lain ada program padat karya dari Basarnas. Saya di Kepri, belum dapat program padat karya dari Basarnas ini,” kata Cen Sui Lan menambahkan.

Kapal Basarnas

Sebelumnya, Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri melepas 6 unit armada Kapal Negara (KN) Search and Rescue (SAR) canggih milik Basarnas, Jumat (28/5/2021) lalu. 6 armada KN SAR senilai Rp311 miliar ini merupakan hasil produksi perusahaan ‘anak negeri’ dari Provinsi Kepri.

Baca Juga: Survei Voxpopuli: Elektabilitas Golkar Di Posisi Ke-4 Di Bawah Demokrat Dengan 8,8 Persen

Cen Sui Lan dan Marsekal Muda TNI Suparmono dan pihak terkait berada di atas geladak kapal saat pelepasan 6 armada KN SAR berteknologi canggih di jeti PT KAS, akhir Mei 2021 lalu.

Cen Sui Lan melepas 6 unit armada KN SAR canggih milik Basarnas senilai Rp311 miliar ini, bersama Marsekal Muda TNI AU Suparmono, Deputi Bidang Sarana Prasarana dan Sistem Komunikasi Basarnas. Pelepasan 6 KN SAR dilaksanakan di jeti (pelabuhan) PT Karimun Anugerah Sejahtera (KAS), Tanjung Uncang, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Cen Sui Lan di sela pelepasan KN SAR tersebut menyatakan sangat bangga akan kemampuan dari galangan kapal milik ‘anak negeri’. Yang diproduksi oleh PT Karimun Anugerah Sejahtera (KAS) dan PT Palindo Marine.

 

Baca Juga: Survei Capres 2024 Voxpopuli: Elektabilitas Airlangga 1,1 Persen Di Bawah AHY, Giring dan Puan

Dua perusahaan anak Kepri ini mampu memproduksi Kapal Negera (KN) SAR milik Basarnas. Ke depanm harus terus dijaga kepercayaan yang sudah diberikan negara dan pemerintah, untuk memproduksi KN SAR. Karena, kapal berteknologi canggih ini akan berada di garda terdepan, dalam proses pencarian dan pertolongan, jika terjadi musibah di negara Indonesia.

“Komisi V DPR RI sebagai mitra kerja Basarnas, selalu memberikan dukungan anggaran. Karena Basarnas berada di garda terdepan dalam proses pencarian dan penyelamatan rakyat kita, apabila terjadi musibah,” jelas Cen Sui Lan. {suaraserumpun}

fokus berita : #Cen Sui Lan