03 September 2021

Cen Sui Lan Senang Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Senilai Rp.13 Triliun Sesuai Jadwal

Berita Golkar - Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kepri menyampaikan, progres pembangunan jembatan Batam-Bintan sudah on schedule (sesuai jadwal). Saat ini, proyek Rp13 triliun tersebut pada tahap finishing Detail Engineering Design (DED), oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR.

“Ada 20 peminat, investor luar negeri yang sudah menyatakan keseriusan dalam proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Itu dari hasil open bidding atau market sounding yang dilakukan oleh Dirjen Pembiayaan Infrastruktur(PI) KeMenterian PUPR,” kata Cen Sui Lan, saat memberikan keterangan, Kamis (2/9/2021).

Baca Juga: Idah Syahidah Berhasil Perjuangkan Rp.3 Miliar Untuk Rutilahu dan Program Kearifan Lokal Gorontalo

Cen Sui Lan menyatakan, dirinya terus mengawal di tingkat pusat sesuai dengan fungsinya di DPR RI, untuk realisasi pembangunan jembatan Batam-Bintan. Justru itu, Cen Sui Lan kembali mempertegas tentang updated proses pembangunan jembatan Batam-Bintan, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP), antara Komisi V DPR RI dan Dirjen Pembiayaan Infrastruktur (PI) Kementerian PUPR, Selasa (31/8/2021).

RDP ini membahas evaluasi program tahun anggaran 2021, dan Rencana Kerja Anggaran tahun 2022. RDP dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi V DPR RI Gedung Senayan Jakarta. “Kalau dari Kementerian PUPR, progres pembangunan jembatan Batam-Bintan sudah sesuai jadwal, atau on schedule,” kata Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan berharap kepada pihak Pemprov Kepri yang diberikan penugasan oleh Kementerian PUPR, untuk segera menyelesaikan masalah sosial dan administrasi yang berkaitan dengan proyek ini, sesuai dengan tupoksi. Seperti pembebasan lahan dan administrasi lainnya.

Baca Juga: Yellow Clinic Golkar Sikka dan Ngada Pastikan Bakal Vaksin 1.000 Masyarakat

“Supaya jangan ada informasi yang simpang siur di masyarakat Kepri. Kerjakan yang menjadi tupoksi. Seperti pembebasan lahan segera dibebaskan,” saran Anggota Panja RUU Tentang Jalan tersebut.

Kemudian, Dirjen Pembiayaan Infrastuktur Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuha menjelaskan, updated mengenai proses pembangunan jembatan Batam-Bintan terus dilaporkan kepada Cen Sui Lan sebagai Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kepri.

Cen Sui Lan pun meminta kepada Dirjen proyek pembangunan jembatan Batam-Bintan direaliasaikan, sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Karena, jembatan Batam-Bintan ini menjadi harapan masyarakat Kepri.

Baca Juga: Karmila Sari Senang Warga Rokan Hilir Mulai Paham Pentingnya Vaksinasi COVID-19

“Kenapa ini saya tegaskan ke Pak Dirjen, karena saya lah satu-satunya Wakil Rakyat dari Provinsi Kepri yang memang menjadi tupoksi saya, untuk mengawal proyek ini. Komisi V yang bermitra dengan Kementerian PUPR sebagai unor dari proyek jembatan Batam-Bintan ini,” tambah Cen Sui Lan lagi.

Kesiapan Pemprov Kepri

Sebelumnya, Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menemui Direktur Pembangunan Jembatan di Direktorat Jenderal Bina Marga Yudha Handita Panjiriawan, Kamis (26/8/2021), setelah bertemu dengan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Ansar Ahmad menyatakan, paling lama Desember 2021, kelengkapan administrasi pembangunan jembatan Batam-Bintan sudah diserahkan ke Kementerian PUPR.

Baca Juga: Data Masyarakat Bocor Lagi, Dave Laksono Desak Transparansi Dan Minta Pemerintah Berbenah

Dalam pertemuan H Ansar Ahmad dengan Dirjen Bina Marga Yudha Handita Panjiriawan itu, turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga Abram Elsajaya Barus. Selain itu, hadir Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Keri Rodi Yanpari. Dalam pertemuan itu, Gubernur Kepri H Ansar Ahmad menjelaskan tentang kesiapan Pemerintah Provinsi Kepri, untuk rencana pembangunan jembatan Batam-Bintan.

Gubernur Kepri menyatakan, Pemprov Kepri sudah siap untuk pembangunan jembatan Batam-Bintan tersebut. Baik untuk kesiapan lahan di starting point di wilayah Kota Batam, maupun lahan di landing point pembangunan jembatan Batam-Bintan di wilayah Kabupaten Bintan. Selain lahan, Pemprov Kepri juga sudah menyiapkan DED, soil investigation, AMDAL dan sebagainya.

“Insya Allah, akhir Desember 2021 nanti, semua kelengkapan administrasi pembangunan jembatan Batam-Bintan kita serahkan ke kementerian PUPR. Terkait hibah lahan dari BP Batam, juga akan kita segerakan proses penyerahannya ke kementerian PUPR,” terang H Ansar Ahmad Gubernur Kepri. {suaraserumpun}

fokus berita : #Cen Sui Lan