08 September 2021

Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor: Usut Tuntas Penyerangan Posramil Kisor di Maybrat

Berita Golkar - Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor meminta aparat keamanan mengusut tuntas insiden penyerangan di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, yang menewaskan empat prajurit TNI.

Menurut Orgenes, langkah tersebut untuk memastikan dugaan afiliasi kelompok pelaku penyerangan Posramil Kisor dengan jaringan kelompok kriminal atau separatis di Papua Barat.

“TNI dan Polri pasti mampu mencari dan memperjelas motif dibalik penyerangan (Posramil Kisor) ini. Mereka ini kelompok dari mana? Tangkap mereka, mau jumlahnya 50 atau 30 anggota, itu proses hukum,” kata Orgenes melalui sambungan telepon, Rabu 8 September 2021.

Baca Juga: Ingatkan Kudeta Guinea, Idris Laena Nilai Tak Ada Jaminan Amandemen UUD 1945 Bakal Mulus

Orgenes mengkhawatirkan Insiden Posramil Kisor akan menimbulkan dampak lain yang membuat masyarakat ketakutan dan trauma. Sebab, selama ini Papua Barat dinilai cukup kondusif dan minim gangguan kamtibmas oleh kelompok penentang negara.

“Insiden penyerangan Posramil Kisor dibuat seolah-olah tidak kondusif. Untuk itu pihak keamanan harus kejar para pelaku yang sangat tidak berperikemanusiaan, membunuh dengan sadis,” ucap kader Partai Golkar Papua Barat ini.

Orgenes pun mendukung TNI-Polri menangkap para pelaku penyerangan Posramil Kisor dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Apalagi insiden di Kisor mengindikasi jaringan yang terafiliasi dengan gerakan perlawanan terhadap negara mulai tumbuh.

Baca Juga: Supriansa Beri Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir di Soppeng

“Kita tetap mendukung pihak keamanan untuk melakukan pengejaran supaya pelaku ditangkap dan diproses. Mereka telah melakukan kejahatan yang tidak bisa dimaafkan,” kata Orgenes.

Sebelumnya, Pos Koramil di Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat diserang sekelompok orang tak dikenal, Kamis 2 September 2021. Empat prajurit TNI gugur dan dua lainnya luka-luka dalam insiden itu.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menduga penyerangan Posramil ulah Kelompok Separatis Teroris (KST). Para pelaku diperkirakan berjumlah 30 orang dengan membawa senjata tajam. {kabarpapua}

fokus berita : #Orgenes Wonggor