13 September 2021

PSI Desak KPI Dibubarkan, Andi Sinulingga: PSI Menyusul Setelah Itu, Karena Juga Tak Berguna

Berita Golkar - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bisa dibubarkan karena ada tuntutan dari masyarakat dan dianggap tidak berguna. “Jika minta KPI dibubarkan karena di pandang sudah tidak ada gunanya, maka PSI menyusul setelah itu,” kata politikus Golkar Andi Sinulingga di akun Twitter-nya @AndiSinulingga.

Andi mengatakan seperti itu menanggsi berita dari Tribunnews berjudul “Muncul Desakan KPI Dibubarkan, PSI: Sudah Tidak Ada Gunanya, Sebaiknya Bubar” PSI melalui juru bicaranya, Dara Nasution juga menuntut pemerintah dan DPR RI untuk membubarkan KPI.

Tuntutan itu muncul terkait dugaan intimidasi yang korban pelecehan seksual MS agar korban mencabut laporannya. “Dugaan intimidasi kepada korban MS supaya mencabut laporannya menunjukkan bahwa KPI tidak benar-benar serius mengawal kasus ini.”

Baca Juga: Launching Yellow Clinic Golkar Kalbar, Grace Pabayo: Aksi Nyata Lebih Berharga Dari Narasi Kosong

Dia menambahkan, dari tahun ke tahun, masyarakat hampir tidak pernah mendengar kinerja positif dari KPI. Menurutnya, masyarakat hanya terus menerus disodorkan dengan kontroversi demi kontroversi.

“Mulai dari membatasi lagu di radio, sensor iklan Shopee, mau mengawasi Netflix. Di sisi lain, kualitas tayangan TV nasional juga tidak ada perbaikan,” kata Dara. {suaranasional}

fokus berita : #Andi Sinulingga