19 September 2021

Muhammad Fauzi Kritisi Lulusan PTDI-STTD Belum Terserap Maksimal di Dunia Kerja

Berita Golkar - Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi menilai lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) – STTD belum maksimal diserap oleh dunia kerja, khususnya di sektor transportasi darat. Pasalnya, lulusan taruna dari PTDI yang berjumlah 3000 lebih, baru diserap tidak sampai 250 taruna pada sektor tersebut.

“Komisi V DPR RI datang ke tempat ini (PTDI) guna mengetahui kondisi penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang disiapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui PTDI ini dalam rangka menyiapkan SDM di Kemenhub.

Sekolah ini sudah berjalan cukup baik, tapi mungkin dalam hal serapannya di dunia kerja yang perlu dibicarakan lebih,” kata Fauzi saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke PTDI, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga: Mukhtarudin Apresiasi Menko Airlangga, Di Bawah Komandonya Neraca Dagang RI Surplus Rp.67 Triliun

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI itu mengatakan bahwa penyerapan SDM tersebut masih sangat memperihatinkan. Bahwasannya produk lulusan yang keluar dari PTDI tersebut tetap masuk ke pasar kerja, tapi tidak terserap dengan baik terutama untuk bidangnya masing-masing. Jika lulusan PTDI masuk di bidang yang lain akhirnya pemanfaatan pembiayaan negara pun kurang maksimal.

“Selain itu produk-produk (lulusan) ini juga harus ada di tiap daerah karena di daerah membutuhkan taruna-taruna dari PTDI ini. Misalkan di dinas perhubungan di daerah jika menginginkan manajemen transportasi yang lebih baik alangkah baiknya ditempatkan dengan orang yang mempunyai kompetensi yang sesuai,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi menilai yang terpenting adalah alumni-alumni PTDI bisa menelurkan gagasan dan riset aplikatif untuk peningkatan kualitas Kemenhub ke depan.

Baca Juga: Kutuk Keras Tindakan Biadab KKB Papua, Bamsoet: Sikat Habis! HAM Bicarakan Kemudian

“Alumni dari PTDI ini masih kurang maksimal baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya kan dinamika sekarang luar biasa ya, apalagi nanti ada pengembangan mobil listrik dan ekosistem digital yang membutuhkan peranan teknologi dalam setiap perkembangan transportasi di masyarakat,” ungkap Mulyadi.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu mengatakan bahwa hal yang perlu ditingkatkan ialah PTDI harus bekerjasama dengan lembaga-lembaga lain yang sudah lebih dulu dan berpengalaman sehingga ada sharing informasi, upgrading kompetensi dari sisi pengajar maupun dari mahasiswanya. {dpr}

fokus berita : #Muhammad Fauzi