01 Oktober 2021

Aroma Tarung Segitiga Pileg 2024 Menuju DPR Di Bali; Sugawa Korry, Demer dan Gus Adhi

Berita Golkar - Aura tarung Pileg 2024 menuju kursi DPR RI dapil Bali sudah muncul di Partai Golkar. Tiga (3) tokoh Golkar Bali, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra alias Gus Adhi dan Nyoman Sugawa Korry akan bertarung segitiga menuju Senayan (DPR RI).

Bocoran yang diperoleh NusaBali, Rabu (29/9) dari kader Golkar Bali menyebutkan, Demer, Gus Adhi dan Sugawa masuk radar akan diusung Partai Golkar ke Senayan.

Demer adalan politisi senior Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng sekaligus Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-NTB-NTT DPP Golkar, yang saatini sudah 4 periode duduk di DPR RI dapil Bali.

 

Baca Juga: Ingatkan Bahaya Laten Komunis, Bagus Adhi Mahendra Putra: PKI Bisa Menyusup Dalam Wujud Baru

Sementara Gus Adhi, politisi senior Golkar asal Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung yang sudah 2 periode duduk di DPR RI dapil Bali. Sebaliknya Sugawa Korry, politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, saat ini sebagai Wakil Ketua DPRD Bali. Sugawa Korry lolos ke DPRD Bali sejak Pileg 2009, Pileg 2014 dan Pileg 2019.

"Untuk Pileg 2024, Sugawa Korry, Demer, dan Gus Adhi akan ke Senayan. Tarung segitiga raksasa ini," kelakar sumber NusaBali di Kantor DPD I Golkar Bali, Rabu siang.

Atas kondisi ini, Anggota Departemen Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-NTB-NTT DPP Golkar, Putu Yuda Suparsana saat dihubungi mengatakan Golkar memang dalam persiapan merekrut kader untuk digodok sebagai bakal caleg untuk proyeksi di Pemilu 2024. "Ada tahapan dan prosesnya itu. Tidak langsung caleg," ujar Yuda Suparsana.

Baca Juga: Pengamat Nilai Airlangga-Cak Imin Duet Ideal Nasionalis-Religius di 2024

Dia menyebutkan DPP Golkar akan lebih dulu merekrut fungsionaris partai. Fungsionaris partai yang akan direkrut pada Oktober mendatang ini berjumlah 200 persen alias sesuai jenjang Caleg, mulai DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Yuda Suparsana mengatakan rekrutmen fungsionaris partai ini sudah diputuskan pekan lalu dalam rapat pemenangan pemilu DPP Golkar, di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat.

"Sudah diputuskan merekrut fungsionaris partai dalam rapat pemenangan pemilu seminggu lalu. Untuk di Bali akan direkrut 200 persen dari jumlah kursi legislatif di masing-masing tingkatan," ujar Yuda Suparsana.

Baca Juga: Resep Jitu Bamsoet Untuk Kaum Muda Yang Ingin Berpolitik: Sabar, Ulet dan Jangan Baper

Menurut Yuda Suparsana, para fungsionaris ini akan terbagi dalam fungsionaris pusat, fungsionaris provinsi dan fungsionaris kabupaten/kota. Misalnya, untuk fungsionaris pusat akan direkrut sebanyak 18 orang atau 200 persen dari jumlah kursi DPR RI dapil Bali, yakni 9 kursi DPR RI.

Untuk fungsionaris Provinsi Bali akan direkrut sebanyak 110 orang atau 200 persen dari total jumlah kursi DPRD Bali, yakni 55 kursi. "Untuk fungsionaris di kabupaten/kota juga sama, 200 persen dari jumlah kursi legislatif di kabupaten/kota," tegas advokat senior ini.

Yuda Suparsana mengatakan para fungsionaris ini wajib menunjukkan kinerja dan kerja-kerja politik sebagai kader/fungsionaris partai.

 

Baca Juga: Sosok Lodewijk Paulus, Eks Danjen Kopassus Yang Ditunjuk Golkar Jadi Wakil Ketua DPR RI

"Mereka akan ditetapkan sebagai fungsionaris dulu, setelah itu mereka para fungsionaris ini wajib menunjukkan kinerja ke bawah, turun ke masyarakat. Karena dari kinerja yang dilakukan ini akan mempengaruhi penilaian DPP Golkar," ujar politisi asal Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem ini.

Yuda Suparsana mengatakan dari 200 persen yang direkrut menjadi fungsionaris akan diperas lagi menjadi 150 persen, hingga saat pencalegan di Pemilu 2024 akan tersisa 100 persen. "Yang tersisa 100 persen ini akan menjadi bakal caleg yang siap pakai di Pemilu 2024," ujar Yuda Suparsana.

Ketika ditanya Demer, Gus Adhi dan Sugawa Korry akan masuk fungsionaris pusat atau provinsi? Yuda Suparsana mengatakan ketiga pentolan Golkar Bali ini punya peluang jadi fungsionaris pusat. "Oktober mendatang akan ditetapkan di Bali," ujar Yuda Suparsana.

Baca Juga: Yellow Day Golkar Kutim Peduli Vaksin, 2.700 Warga Sangatta Antusias Divaksin Gratis

Demer sendiri dikonfirmasi NusaBali akan ke mana mencalonkan diri di Pileg 2024, mengatakan tergantung penugasan dari induk partai. "Belum mikir pencalegan, tergantung penugasan partai. Sekarang fokus dulu bekerja membantu masyarakat di masa Pandemi Covid-19 ini," ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini.

Soal adanya wacana Sugawa Korry dan Gus Adhi akan maju ke pusat, Demer mengatakan keduanya (Sugawa Korry dan Gus Adhi) kader terbaik Golkar. "Kan tunggu keputusan partai, mau dicalonkan ke mana. Ya semakin banyak caleg kuat, Golkar bisa meraih suara dan kursi maksimal kan?" ujar Demer.

Sedangkan Sugawa Korry dikonfirmasi NusaBali di beberapa kali kesempatan peluang maju ke DPR RI tidak mau berkomentar. "Kira-kira ke mana?," ujarnya balik bertanya.

"Ya tunggu nanti, karena itu ada tahapan dan prosesnya. Tergantung dicalonkan ke mana sama partai, kan ikuti penugasan partai," ujar mantan Ketua DPD II Golkar Buleleng ini. Sementara Gus Adhi belum bisa dimintai komentar soal peluang maju di Pileg 2024. Saat dihubungi melalui ponselnya bernada mailbox. {nusabali}

fokus berita : #Sugawa Korry #Demer #Gus Adhi