08 Oktober 2021

Hetifah: RUU SKN Jadi Momentum Untuk Perbaiki Ekosistem Olahraga Nasional

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan Pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN) menjadi momentum untuk memperbaiki ekosistem olahraga nasional. Namun dalam pembahasannya, ujar Hetifah, masih ada sejumlah pasal yang krusial dan asih dicari formula yang tepat.

“Ada sejumlah pasal yang dianggap krusial dan belum menemukan formula yang tepat dalam penyusunan RUU SKN. Diantaranya terkait spending mandatory budget dengan besaran 2 persen dari APBN,” terang Hetifah usai juri LOBO di ruang TV dan Radio Parlemen, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Disampaikan Hetifah, Komisi X DPR RI telah mengajukan usulan 2 persen dari APBN kepada pemerintah untuk olahraga. Agar ada dukungan dan afirmasi khusus terhadap olahraga di Indonesia. Namun, hal ini juga belum mendapat kesepakatan dengan pihak pemerintah.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ingin Gabung Golkar? Ahmad Doli Kurnia: Kita Terima, Tapi Capres Tetap Airlangga

Ia juga mengungkapkan sebuah penelitian dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dimana ketika 1 persen anggaran dialokasikan untuk olahraga akan berdampak 4 persen penghematan anggaran kesehatan. Karena kondisi kesehatan masyarakat akan lebih baik dengan rajin berolahraga.

"Berkaitan dengan mandatory anggaran, ketika masyarakat diberikan ruang dan fasilitas olahraga yang memadai, maka akan sangat membantu mengurangi anggaran kesehatan yang diperuntukkan untuk mereka berobat ke rumah sakit," ungkapnya.

Hingga kini, DPR masih berharap usulan mandatory anggaran 2 persen dari APBN dapat dipenuhi pemerintah. "Saat ini pemerintah sedang melakukan koordinasi," tutup legislator Fraksi Partai Golkar itu. {dpr}

fokus berita : #Hetifah Sjaifudian #Hetifah