14 Oktober 2021

Terkait Insiden Polisi Banting Mahasiswa, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Mohon Maaf

Berita Golkar - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa yang menjadi korban kekerasan saat penanganan unjuk rasa di peringatan Ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang, Rabu, 13 Oktober 2021.

"Terkait video viral yang beredar di tengah masyarakat, tentang penanganan aksi unjuk rasa yang terjadi di depan Pemkab Tangerang, saya Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar menyatakan permohonan maaf dan prihatin atas terjadinya peristiwa tersebut," tutur Zaki dalam unggahannya, Kamis (14/10/2021).

Bukan hanya itu, Zaki juga menyayangkan peristiwa kekerasan seperti dalam video tersebut terjadi. Serta menyerahkan kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.

Baca Juga: Ace Hasan Optimis Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah di Kota Makassar Siap Hadapi PTM

"Menyerahkan semua kepada pihak berwenang, semoga peristiwa tersebut tidak terulang lagi," kata politikus Partai Golkar ini.

Kapolda Banten Sampaikan Maaf

Seperti diketahui sebelumnya, mahasiswa berinisial MFA dibanting oknum polisi saat menggelar aksi unjuk rasa di HUT Kabupaten Tangerang. Polisi pun berjanji akan mengusut tuntas dugaan kasus kekerasan tersebut.

Atas insiden itu, mulai dari Kapolresta Tangerang hingga Kapolda Banten telah menyampaikan permintaan maafnya kepada mahasiswa tersebut.

Baca Juga: Raden Nyakradi: Golkar Lombok Utara Targetkan 2 Kursi Per Dapil di Pemilu 2024

"Saya, Kapolresta Tangerang, meminta maaf kepada seluruh mahasiswa. Bapak Kapolda juga tadi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tadi, dimana oknum NP (polisi yang membanting mahasiswa) bertindak diluar SOP," tutur Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro. {liputan6}

fokus berita : #Ahmed Zaki Iskandar