18 Oktober 2021

Pemerintah Terlambat Tangani Pinjol Ilegal, Agun Gunandjar: Masa Harus Ada Yang Tertipu dulu Baru Bertindak?

Berita Golkar - Anggota DPR RI fraksi Partai Golkar Agung Gunandar Sudarsa mengatakan, pemerintah terlambat menangani keberadaan pinjaman online (pinjol). Agunf menyatakan, ia telah membahas dampak positif dan negatif dari Digitalisasi sejak dua tahun lalu.

“Kalo bicara Pinjol saya sudah dari dua tahun lalu mewanti-watiwanti terhadap dampak negatif dari pinjol,” kata Agung, Senin (18/10/2021).

Dia menyebut, pemeran pemerintah harus lebih optimal dalam menganalisa keberadaan pinjol. “Negara harus berperan melindungi rakyat, masa harus ada yang kena tipu dulu baru pemerintah bertindak,” kata dia.

Baca Juga: Viral Video Perundungan Siswa SD di Medsos, Hetifah Kritik Keras Disdik Jepara

Agung pun berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan jangan tergiur dengan solusi pinjaman tidak jelas.

“Masyarakat harus lebih cerdas dengan memakai logika. Jangan sampai mencari solusi cepat tapi malah menambah masalah karena tidak difikirkan secara matang, dan tidak mepertimbangkan resiko dari menggunakan jasa pinjol yang tidak jelas,” Anggota DPR RI itu.

Dia juga menyebut, kemajuan tekhnologi harus diiringi pemahaman yang bijak. Jangan tergiur aplikasi-aplikasi yang menawarkan kemudahan systematik namun tidak jelas legalitasnya. {fokusjabar}

fokus berita : #Agun Gunandjar