18 Oktober 2021

Farouk M Betta: Banyak Kader Golkar Ingin Nurdin Halid Maju Lagi Di Pilgub Sulsel 2024

Berita Golkar - Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2024 masih tiga tahun lagi. Namun tim Nurdin Halid terus bergerak mengukur keinginan kader Partai Golkar Sulsel. Ketua tim, Farouk M Beta mengatakan, ada keinginan dan penerimaan masyarakat serta kader Golkar soal wacana Nurdin Halid kembali maju calon Gubernur.

"Kami melaporkan perkembangan politik kekinian saat ini, masih banyak masyarakat dan mayoritas kader di 24 kabupaten dan kota menginginkan Pak NH kembali maju di Pilgub," kata Aru kepada wartawan Minggu (17/10/2021).

Aru ditunjuk sebagai Ketua tim persiapan Pilgub Sulsel Nurdin Halid. Nurdin Halid yang kini menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar kembali bersua dengan Irwan Muin dan Farouk M Betta di Kota Makassar, Minggu (17/10/2021).

Baca Juga: Ketua Golkar Aceh Tenggara Salim Fakhri Tegaskan Dirinya Siap Maju Pilkada 2024

Ini pertemuan kali ketiga NH bersama dua tim pemenangannya untuk suksesi 2024 yakni Pilgub Sulsel. Pertemuan pertama digelar 4 Agustus lalu di bilangan Jalan Pelita Makassar. Sementara pertemuan kedua mereka 9 September lalu juga dilaksanakan di tempat sama.

Mereka membahas langkah-langkah dan kerja tim pemenangannya dalam menghadapi kontestasi sekali lima tahunan tersebut. Adapun pertemuan ke tiganya kali ini bukan lagi di Makassar, melainkan di Kabupaten Gowa, tepatnya di rumah makan Coto Sunggu sambil santap siang.

"Kita manfaatkan waktu luangnya Pak NH selagi di Makassar dengan berkumpul bersama tim-tim kecil," kata Ketua tim pemenangan NH, Farouk M Betta.

Baca Juga: Maman Abdurrahman: Merespons Pidato Pak Jokowi, Saya Dorong Kementerian BUMN Dibubarkan!

Baik Aru maupun Irwan dalam tim, ditugaskan untuk tetap aktif, konsisten dalam melakukan pemantauan serta mengukur sejauh mana masyarakat dan kader Golkar menginginkan NH kembali mencalonkan diri sebagai kontestan di Pilgub 2024 di Sulsel.

Kendati mayoritas masyarakat dan kader Golkar di 24 kabupaten/kota menginginkan NH kembali bertarung di 2024 mendatang, Aru dan Irwan serta tim kerja pemenangan NH tetap belum puas dengan hasil itu.

"Jadi bukan faktor itu saja yang diukur. Melainkan banyak variabel yang harus diukur agar kerja-kerja tim kedepannya betul-betul solid, termasuk militansi tim dalam memenangkan calon yang akan diusung maju di Pilgub," paparnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Berpeluang Dampingi Airlangga Hartarto di Pilpres 2024, Ini Alasannya

Menanggapi laporan terbaru perkembangan kinerja timnya di lapangan, NH berterima kasih atas kerja-kerja taktis tim pemenangannya selama ini. Kendati mayoritas masyarakat dan kader beringin di daerah menginginkan dirinya kembali mencalonkan maju di Pilgub.

Nurdin Halid menegaskan, ada mekanisme internal Golkar dalam pengusulan nama calon yang diatur dalam juklak. Namun mantan Ketua Golkar Sulsel ini berpesan bahwa akan membuat kejutan di tahun ini. "Tunggu kejutannya tahun ini. Tidak perlu dulu saya beberkan," kata NH merahasiakan kejutan tersebut.

Meski demikian, pihaknya terus mempersiapkan diri menakar peluangnya kembali maju calon Gubernur Sulsel. “Banyak informasi ke saya minta untuk kembali mengabdi di Sulsel, tapi saya belum mengiyakan. Sekali lagi tunggu saja kejutannya nanti," terangnya.

Baca Juga: John Kenedy Azis Ajak Masyarakat Padang Pariaman Patuh Prokes Dan Ikuti Vaksinasi COVID-19

NH menyatakan, di Golkar itu ada mekanisme dan aturan yang harus dilalui. “Biar orang mau didukung secara pernyataan oleh orang, tapi kalau survei tidak mendukung, tidak bisa juga kita maju,” katanya.

Ia membeberkan ada beberapa indikator DPP Partai Golkar dalam mengusung calon gubernur. Mulai potensi konstituen yang besar, hasil survei, performa hingga kemampuan logistik. "Empat indikator ini yang harus dipenuhi kader jika ingin diusung menjadi calon gubernur pada pilkada serentak 2024," jelasnya. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Farouk M Beta #Nurdin Halid