18 Oktober 2021

Berkaca Fit And Proper Test Lalu, Meutya Hafid Prediksi Jokowi Kirim Nama Calon Tunggal Panglima TNI

Berita Golkar - Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Golkar Meutya Hafid menilai, Presiden Joko Widodo hanya akan mengirim satu nama pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Penilaian itu disampaikan Meutya berkaca dari pengalaman fit and proper test calon panglima TNI sebelumnya, di mana Presiden hanya menyodorkan satu nama saja. "Biasanya sih kalau di Komisi I, calon tunggal ya," kata Meutya di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (18/10/2021).

Meutya mengaku hingga kini DPR belum menerima surat presiden (Surpres) terkait pergantian Panglima TNI. Ia juga tak mengungkapkan siapa calon pengganti Marsekal Hadi. Namun, DPR disebutnya terus menunggu Surpres tersebut.

Baca Juga: Maman Abdurrahman: Merespons Pidato Pak Jokowi, Saya Dorong Kementerian BUMN Dibubarkan!

Politisi Golkar itu menilai, sejumlah nama yang dalam beberapa waktu terakhir beredar dan disebut akan menggantikan posisi Hadi adalah sosok yang baik.

"Kalau figur (nama pengganti Panglima TNI), semua bagus, semua calon-calon yang kita dengar. Memang pasti Presiden sulit untuk memutuskan karena pertimbangannya banyak dan calon-calonnya bagus-bagus semua," tuturnya.

Meutya menambahkan, Komisi I DPR bakal menerima nama calon Panglima TNI pengganti Hadi sesudah masa reses. Ia pun memprediksi, Komisi I masih memiliki waktu yang cukup untuk melakukan fit and proper test itu.

Baca Juga: Viral Video Perundungan Siswa SD di Medsos, Hetifah Kritik Keras Disdik Jepara

"Kurang lebih awal-awal November, begitu yang saya dengar terakhir. Dan memang masih ada waktu sampai akhir November prosesnya. Jadi enggak harus diburu-buru juga, ini keputusan penting kita memilih Panglima TNI," jelasnya.

Hingga kini, DPR belum menerima Surpres terkait pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan, surat presiden (surpres) terkait calon panglima TNI akan diserahkan ke DPR bulan depan.

"Benar, insyaallah (bulan depan)," ujar Faldo saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (12/10/2021).

Pihaknya saat ini sedang mempersiapkan calon pengganti Hadi Tjahjanto. Faldo menuturkan, masih ada waktu sampai masa jabatan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berakhir pada akhir November 2021. {nasional.kompas}

fokus berita : #Meutya Hafid