19 Oktober 2021

4 Kader Terjerat Korupsi Beruntun, Adies Kadir: Sudah Diwanti-Wanti, Itu Urusan Personal Tak Terkait Partai

Berita Golkar - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Adies Kadir angkat suara terkait beberapa nama kader Partai Golkar yang belakangan ini terjaring kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adies mengatakan, pihaknya dalam hal ini Partai Golkar selalu mengingatkan agar seluruh kader partai di seluruh Provinsi untuk tidak lagi terjerat kasus melanggar hukum, terlebih korupsi. Itu disampaikan Adies, setelah dia mengetahui kalau ketiga kader Golkar terjerat kasus korupsi.

Mereka di antaranya yakni eks Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, eks Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan Bupati Musi Banyuasin sekaligus Ketua DPD Golkar Sumsel serta anak dari Alex Noerdin, Dodi Reza Alex Noerdin.

Baca Juga: Popularitas Terus Naik, Dave Laksono Tegaskan Kosgoro 1957 Dukung Penuh Airlangga di Pilpres 2024

"Ini kan selalu kita sampaikan kepada kader, sudah mewanti-wanti, Partai Golkar sudah wanti-wanti kadernya untuk hati-hati dalam bekerja, berhati-hati dalam bertindak," kata Adies saat ditemui awak media usai agenda tabur bunga dan ziarah makam, di TMP Kalibata, Selasa (19/10/2021) sore.

Kendati begitu, pria yang menggantikan Koruptor Azis Syamsuddin sebagai Waketum Partai Golkar ini menyadari, masih tetap ada kader yang terjerat kasus korupsi, meski sudah diberikan peringatan. Hanya saja kata dia, itu merupakan tindakan personak para koruptor dan tidak ada sangkut pautnya dengan Partai Golkar.

"Ini kan kita sudah sampaikan bahwa hal itu merupakan kegiatan kegiatan personal dari yang bersangkutan masing masing jadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan partai," tuturnya.

Baca Juga: Pinjol Ilegal Meresahkan Masyarakat, Meutya Hafid Janjikan UU PDP Tuntas Akhir Tahun Ini

Terkini, kader Golkar yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra. Andi terjaring OTT Korupsi lantaran diduga terlibat kasus suap perizinan perkebunan.

Lebih jauh, atas kejadian ini, Adies kembali mengingatkan para kadernya baik yang bekerja di bidang eksekutif maupun legislatif harus mengingat bahwa mereka sebagai wakil rakyat. Dirinya juga mengingatkan, agar mereka lebih pandai mengontrol diri.

"Kita ini wakil dari masyarakat, baik di eksekutif maupun legislatif, jadi semuanya harus pandai-pandai, bawa diri jangan lakukan tindakan yang melanggar hukum," tukasnya.

Baca Juga: Jerry Sambuaga: Golkar Targetkan Raih Lebih Dari 20 Persen Kursi DPR Di Pileg 2024

Sebagai informasi, tercatat ada empat kader Partai Golkar yang terjerat kasus korupsi dalam beberapa waktu terakhir ini. Pertama, kader Partai Golkar yang terjerat dalam korupsi ini adalah Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Alex menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019 serta dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang. Kasusnya kini ditangani oleh kejaksaan.

Kedua, mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang juga merupakan anggota Fraksi Partai Golkar atas dugaan terlibat menyuap penyidik KPK, akhir September lalu.

Baca Juga: Lahir Dari Amanat UU Nomor 5 Tahun 2018, Melchias Mekeng: Densus 88 Tidak Bisa Dibubarkan

Ketiga, KPK kembali menjerat Dodi Reza Alex Noerdin yang merupakan anak dari Alex Noerdin pada sekitar empat hari lalu. Dodi Reza diketahui menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan serta Ketua DPD Golkar Sumatera Selatan.

Terbaru, pada Kamis (19/10/2021), Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra yang merupakan kader Partai Golkar juga terjaring OTT KPK, yang diduga terlibat dalam kasus suap perizinan perkebunan. {tribunnews}

fokus berita : #Adies Kadir