20 Oktober 2021

Pinjol Ilegal Kian Marak, Prabasa Anantatur Minta Masyarakat Cerdas Memilih dan Lebih Teliti

Berita Golkar - Maraknya kasus Pinjaman Online (Pinjol) ilegal di Indonesia. Khususnya Kalimantan Barat (Kalbar) dimana Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar telah melakukan penggrebekan Kantor Pinjaman Online (Pinjol) ilegal di Kota Pontianak yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Polda Kalbar pada Jumat (15/10) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) , Prabasa Anantur meminta masyarakat untuk cerdas dan lebih teliti.

"Dengan maraknya kasus pinjol ini, saya harap masyarakat bisa lebih cerdas dan teliti, karena marak pinjaman online yang tidak terdaftar di badan keuangan," ujarnya. Rabu 20 Oktober 2021.

Baca Juga: Airlangga Ajak Kader Golkar Lanjutkan Perjuangan Pahlawan, Merdeka Dari Kebodohan dan Kemiskinan

Menurutnya, banyak pinjaman-pinjaman yang resmi dan terdaftar di badan keuangan atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Jadi sebelum melakukan pinjaman alangkah baiknya konfirmasi dulu ke ojk, apakah pinjaman ini terdaftar atau tidak," jelasnya.

Prabasa mengatakan bahwa jika pinjaman itu tidak terdaftar, harus langsung dilaporkan kepada pihak yang berwajib. "Jadi masyarakat jangan takut lapor, kalau sudah terlanjur terkena pinjaman ilegal langsung saja lapor kepada pihak yang berwajib," tegasnya.

Kemudian, Prabasa menuturkan bahwa pihaknya akan mengusulkan terkait peraturan mengenai pinjaman ini dan membantu mssyarajat. Agar masyarakat tidak terbebani, akan pinjaman-pinjaman yang belum jelas.

Baca Juga: Golkar-PDIP Berhubungan Baik, Airlangga Bakal Duet Dengan Ganjar Pranowo Di Pilpres 2024?

"Jadi kita akan bantu agar masyarakat kita tidak terbebani oleh pinjaman-pinjaman yang mungkin belum jelas legal atau ilegal," ungkapnya.

Selain itu, Prabasa juga mengapresiasi pihak kepolisian yang telah berupaya menertibkan pinjaman-pinjaman ilegal. "Kami DPRD sangat mendukung upaya yang tekah dilakukan pihak kepolisian. Dimana telah menertibkan pinjaman-pinjaman ilegal ini," tutupnya. {pontianak.tribunnews}

fokus berita : #Prabasa Anantatur