21 Oktober 2021

Terungkap! Maman Abdurrahman: Ada 300 Desa di Pedalaman Kalbar Belum Teraliri Listrik

Berita Golkar - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Maman Abdurrahman menyebutkan bahwa ada sekitar 300 Desa pedalaman di Kalimantan Barat (Kalbar) belum teraliri listrik.

"Listrik desa kita hanya dapat alokasi pembangunan 25 sampai 30 desa pertahun, sedangkan berdasarkan informasi ada 300 desa sama sekali belum terpasang listrik dan itu rata-rata di pedalaman," ujarnya. Kamis 21 Oktober 2021

Kemudian, Ia mengatakan bahwa pada tahun anggaran lalu, Kalbar mendapatkan alokasi pembangunan listrik sekitar 80 desa. "Tahun kemarin kita dapat alokasi kurang kebih hampir 80 desa, kedepan target kita bisa merata keseluruh desa yang belum teraliri listrik," jelasnya.

Baca Juga: HUT Ke-57 Golkar, Airlangga Targetkan Kemenangan 60 Persen Di Pilkada 2024

Untuk itu, Politisi Fraksi Golkar ini sangat menekankan bahwa kader yang sudah duduk di DPR bisa terjun langsung kemasyarakat. "Kita harus terjun langsung kemasyarakat, tunjukkan kontribusi kita bahwa kita berjuang untuk kepentingan rakyat," tegasnya.

Selain itu, Maman mengatakan bahwa pihaknya memiliki program kedepan untuk pemerataan listrik di kalbar. "Seperti tagline kita dari kalbar untuk indonesia, dimana kita disini punya problem krisis energi. Jadi ini harus diselesaikan secara holistic dan menyeluruh, dengan program kita ialah membangun pembangkit listrik tenaga nuklir," paparnya.

Menurutnya, karena letak geografis Kalbar jauh dari gunung api. Jika ini terjadi maka Indonesi bahkan dunia akan melihat Kalbar sebagai Provinsi yang mampu. "Karena pembangkit kistrik tenaga nuklirkan jarang, dan ini akan membuat proses peningkatan peradapan masyarakat naik," ungkap Maman.

Baca Juga: HUT Ke-57 Golkar, Ketua Golkar Jatim Sarmuji: Jalan Airlangga Jadi Presiden Terbuka Lebar

Tak hanya itu, Maman juga mengatakan bahwa minggu depan Dirinya akan berangkat ke Rusia. "Saya akan bertemu salah satu provider nuklir dunia, saya akan bicara dan menyampaikan kepada mereka bahwa kalbar siap. Baik dari segi sosiologi masyarajat, demografi, dan kuktur masyarakat terbuka untuk investor," jelas Maman.

Maman berharap hal ini mendapat dukungan baik oleh pemerintah maupun masyarakat. "Karena tidak mudah untuk mewujudkan itu semua, kalau tidak mendapatkan dukungan baik oleh pemerintah maupun masyarakat, tapi kami di parlemen siap memperjuangkan itu semua," tutupnya. {tribun}

fokus berita : #Maman Abdurrahman