21 Oktober 2021

Dave Laksono Minta Calon Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto Miliki 3 Kriteria Utama Ini

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengungkapkan, calon Panglima TNI pengganti Marsekal TNI Hadi Tjahjanto harus memiliki sejumlah kriteria sebagai pimpinan tertinggi di angkatan bersenjata.

Dave begitu ia disapa menjabarkan ada tiga kriteria harus dimiliki pengganti Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun pada bulan November mendatang. “Pertama, membangun soliditas TNI dan POLRI dalam menjaga pertahanan dan keamana negara,” kata Dave sapaanya dalam keterangan, Kamis, (21/10/2021).

Menurut Dave, soliditas sangat penting lantaran kondisi negara yang mungkin masih terdampak Covid-19 maupun pasca pandemi. Selain itu, kata Dave, sinergisitas juga dibutuhkan kuat dalam mengelola situasi keamanan nasional.

Baca Juga: HUT Ke-57 Golkar, Ketua AMPG Pasuruan Gaung Andaka Ajak Kaum Milenial Melek Politik

“Dalam penanganan KKB di Papua dan beberapa ancaman pertahanan keamanan soliditas TNI POLRI diperlukan di bawah kepemimpinan Panglima yang baru nanti,” papar Dave.

Sedangkan kedua, lanjut Dave, calon Panglima TNI pengganti Hadi harus mampu mengawal dan membawa modernisasi alutsista TNI. Ia menuturkan, modernisasi alutsista merupakan kebutuhan mendesak yang segera dapat dilakukan oleh Panglima TNI yang baru nanti.

“Sebagai mitra TNI tentunya komisi 1 membuka peluang dialog atas program modernisasi tersebut. Banyak kebutuhan pertahanan negara yang perlu diperbarui maupun adaptasi dengan kecanggihan teknologi,” tegas Dave.

Baca Juga: HUT Ke-57 Golkar, Ketua Golkar Indramayu Syaefudin Kayuh Becak Ke Makam Pahlawan

“Peran Panglima nantinya akan sangat krusial dalam menentukan modernisasi alutsitas,” tambah Legislator Golkar ini.

Dave melanjutkan, untuk kriteria ketiga calon Panglima TNI harus mampu mengantispasi seranga siber yang semakin massif. Ia menekankan, Pertahanan negara melalui dunia siber kini perlu mendapat perhatian dari TNI karena sudah masuk ke ranah data pribadi bahkan sampai pejabat negara seperti Presiden RI.

“Untuk mencegah serangan pertahanan negara melalui dunia siber maka peran TNI juga harus dilibatkan khususnya yang berkaitan dengan serangan dari para hacker luar negeri, setidaknya peran dalam hal menangkal serangan siber internasional,” beber Dave.

Baca Juga: Golkar Kota Balikpapan Dorong Rahmad Mas’ud Maju Pilgub Kaltim

Meskipun, lanjut Dave, peran tindakan hukum yang berkaitan nasional dikendalikan Polri. “Untuk itu panglima TNI nanti perlu menjabarkan strategi pertahanan dalam tangkal serang siber tersebut,” ujar Dave.

Dave memperkiraankan, Presiden Jokowi akan mengirim surat untuk nama calon pengganti Panglima TNI saat ini pada awal November tepat setelah DPR meyelesaikan masa reses. “DPR baru akan membahasnya setelah surat diterima,” tandas Dave. {kedaipena}

fokus berita : #Dave Laksono